Oposisi Sudan serukan aksi protes massal

Sabtu, 08 Juni 2013 - 23:35 WIB
Oposisi Sudan serukan...
Oposisi Sudan serukan aksi protes massal
A A A
Sindonews.com – Konsensus Angkatan Nasional, payung utama partai oposisi Sudan menyerukan digelarnya aksi protes massal. Hal ini dilakukan karena pemerintahan Presiden Omar Hassan al-Bashir dinilai telah kehilangan dukungan.

Aksi massa ini dimaksudkan untuk menggulingkan kekuasaan Bashir. "Rezim sangat lemah. Kita akan mulai hari ini dan hari ke depan untuk mempersiapkan demonstrasi populer," kata Farouk Abu Issa, Kepala Aliansi Oposisi, Sabtu (8/6/2013), seperti dikutip dari Reuters.

Kubu oposisi menargetkan pemerintahan Bashir akan runtuh dalam tiga bulan mendatang. "Kami berharap, bahwa rezim akan jatuh dalam tempo 100 hari," lanjut Issa. Menurutnya, aksi protes akan mulai di Khartoum dan kota Omdurman di tepi sungai Nil dan kemudian menyebar ke kota-kota besar lain.

Issa tidak memberikan rincian lebih lanjut soal berapa banyak massa yang ditargetkan ikut berabung dalam aksi itu. Hingga kini, belum ada komentar dari Pemerintah Sudan terkait seruan kubu oposisi ini.

Sikap tidak puas sudah mulai muncul sejak Sudan Selatan memisahkan diri dari Sudan pada 2011. Rasa tidak puas kian besar, setelah terjadinya kenaikan harga pangan. Bashir, yang berkuasa sejak 1989, masih menikmati dukungan dari tentara dan kelompok-kelompok Islam yang berpengaruh.
(esn)
Berita Terkait
385 WNI dari Sudan Tiba...
385 WNI dari Sudan Tiba di Asrama Haji Jakarta
Siapa Pemimpin Konflik...
Siapa Pemimpin Konflik Sudan?
Pemimpin Faksi yang...
Pemimpin Faksi yang Bertikai di Sudan Setujui Gencatan Senjata 7 Hari
Tentara Sudan Kuasai...
Tentara Sudan Kuasai Istana Kepresidenan, Pemberontak Masih Tebar Ancaman
2.000 Orang Dibantai...
2.000 Orang Dibantai di Sudan, 5 Negara Arab Kecam Aksi Pemberontak RSF
Pemerintah dan Kelompok...
Pemerintah dan Kelompok Bersenjata Sudan Capai Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
4 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
5 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
6 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
8 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
9 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved