Turki tak terima disebut negara demokrasi kelas dua

Kamis, 06 Juni 2013 - 00:39 WIB
Turki tak terima disebut...
Turki tak terima disebut negara demokrasi kelas dua
A A A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu telah menghubungi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry untuk menolak pernyataan terbaru dari Washington, yang mengungkapkan keprihatinan atas penanganan aparat Turki pada protes massa anti-pemerintah.

"Turki bukan demokrasi kelas dua," kata Davutoglu pada Kerry melalui panggilan telepon pada akhir Selasa silam. Demikian dituturkan seorang diplomat di Kementerian Luar Negeri Turki yang tak disebutkan namanya pada AFP, Rabu (5/6/2013).

“Davutoglu meyakinkan Kerry, bahwa penyelidikan soal respon polisi sedang berlangsung,” kata sumber itu. Ia juga menambahkan, Davutoglu menjelaskan pada Kerry, bahwa aksi protes kali ini bukanlah hal yang ‘luar biasa’. Davutoglu membandingkannya dengan gerakan massa yang menduduki Wall Street pada 2011 silam.

Di awal pekan ini, Kerry telah mengungkapkan keprihatinannya atas laporan penggunaan kekuatan berlebihan oleh polisi Turki untuk memadamkan protes terbesar sejak dekade Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan berkuasa. Kerry mendesak semua pihak untuk "menghindari provokasi atau kekerasan."

Kemarin, Wakil Perdana Menteri Turki Bulent Arinc telah menyampaikan permintaan maaf kepada para demonstran yang terluka, setelah polisi menggunakan gas air mata dan meriam air terhadap para demonstran.
(esn)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
9 Negara Sekutu Utama...
9 Negara Sekutu Utama Amerika Serikat di Timur Tengah
Erdogan: Gaza adalah...
Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya
Lawan COVID-19, Turki...
Lawan COVID-19, Turki Kirim Bantuan Peralatan Medis ke AS 
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
4 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
5 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
6 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
8 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
9 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Calon Pemimpin...
5 Negara Calon Pemimpin Baru NATO, Salah Satunya Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved