Kerry desak Israel lanjutkan perundingan damai dengan Palestina

Selasa, 04 Juni 2013 - 17:55 WIB
Kerry desak Israel lanjutkan...
Kerry desak Israel lanjutkan perundingan damai dengan Palestina
A A A
Sindonews.com - Demi suksesnya perundingan damai antara Israel-Palestina, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry mengeluarkan peringatan keras kepada Israel untuk melanjutkan pembicaraan perdamaian dengan Palestina yang telah lama terhenti.

Peringatan tersebut disampaikan jelang kunjungan kenegaraan ke lima Kerry ke Israel,sejak dia mengupayakan dimulainya kembali perundiangan damai Palestina-Israel pada awal Februari lalu.

"Kami kehabisan waktu. Kami tidak memiliki kemungkinan lain. Jika usaha kali ini tidak berhasil, maka kita tidak punya kesempatan lain ke depannya," ungkap Kerry dalam sebuah pertemuan forum lobi Komunitas Yahudi Amerika di Washington, Senin (4/6/2013).

"Kami tidak akan membiarkan kekecewaan di masa lalu menjadi membelenggu di masa depan. Kami tidak akan membiarkan ketiadaan perdamian menjadi sebuah ramalan," desak Kerry, dalam sebuah pidato yang sangat bersemangat saat membicarakan upaya perdamaian Palestina-Israel.

Kerry lantas mendesak semua anggota forum yang hadir untuk merenung sejenak, apakah yang bakal terjadi jika perundingan kali ini kembali gagal. Menurut Kerry, ketiadan perdamaian hanya akan menciptakan sebuah konflik berkepanjangan. "Kampanye berbahaya untuk mendelegitimasi adalah sebuah langkah berbahaya yang hanya akan menguap," ujarnya.

Kerry menegaskan, bahwa saat ini dia tengah mengupayakan sebuah perdamaian dengan strategi yang tenang. Dia tidak akan mengungkap bentuk rencananya, sampai kedua belah pihak mampu membuat keputusan sulit yang menjadi syarat kembalinya kedua belah pihak yang berseteru bertemu dalam satu meja perundingan.

Kerry kemudian bersumpah, bahwa perdamaian akan terwujud bagi Israel dan Palestina. Penyelesaian konflik Palestina-Israel punya manfaat luas bagi kepantingan banyak orang. Sebaliknya, konflik yang terus berlanjut akan menimbulkan konsekuensi serius bagi keduanya.

"Saya menjamin terciptanya stabilitas di negara Palestina dengan wilayah perbatasan yang aman dan peningkatan ekonomi akan memperkuat keamanan dan masa depan Israel," papar Kerry.

Mengakhir pidatonya, Kerry memperingatkan Israel, jika sampai otoritas Palestina runtuh, maka momok intifadah di Paletina mungkin akan meningkat kembali. "Kegagalan pemerintah Palestina sangat memungkinkan munculnya satu hal yang kita semua hindari. Ekstrimis di Tepi Barat, sama seperti yang kita lihat di Gaza atau selatan Libanon," katanya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
15 menit yang lalu
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
1 jam yang lalu
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
2 jam yang lalu
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
3 jam yang lalu
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
4 jam yang lalu
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved