Bentrok dengan Hizbullah, 10 pemberontak Suriah tewas di timur Libanon
Senin, 03 Juni 2013 - 17:44 WIB
Bentrok dengan Hizbullah, 10 pemberontak Suriah tewas di timur Libanon
A
A
A
Sindonews.com - Bentrok antara pejuang Hizbullah dengan pemberontak Suriah tak terelakan di pinggiran Baalbek, Libanon timur, Minggu (2/6/2013). Sumber keamanan Libanon melaporkan, pertempuran itu menewaskan seorang anggota Hizbullah dan 10 pemberontak Suriah.
Seperti dilansir harian Al Joumhouriya, bentrok antara pejuang Hizbullah dan Front Al Nusra tak terelakan ketika pejuang Hizbullah tengah menyiapkan sebuah penyergapan di lembah Baalbek, 2 km dari perbatasan Suriah.
Unit militer Suriah membenarkan bentrok itu dan menekankan bahwa patroli militer Hizbullah telah melakukan patroli pasca bentrok tersebut.
Usai bentrok, pemberontak Suriah membawa pergi jasad rekan-rekanya yang tewas melewati wilayah pegunungan menuju Suriah.
Sebuah sumber mengatakan, pemberontak Suriah berupaya melancarkan serangan roket ke Baalbek sebagai aksi balasan karena Hizbullah telah berjuang bersama tentara Suriah untuk melakukan perlawanan di wilayah Qusayr.
Bentrokan itu terjadi sepekan setelah dua roket yang ditembakkan dari wilayah Suriah mendarat di wilayah yang berada dalam cengkaraman kuat pemberontak Hizbullah. Konflik yang terjadi di Suriah, secara perlahan mulai berdampak di wilayah Libanon yang berbatasan dengan Suriah. Hal ini dipicu keterlibatan Hizbullah dalam pertempuran internal Suriah.
Seperti dilansir harian Al Joumhouriya, bentrok antara pejuang Hizbullah dan Front Al Nusra tak terelakan ketika pejuang Hizbullah tengah menyiapkan sebuah penyergapan di lembah Baalbek, 2 km dari perbatasan Suriah.
Unit militer Suriah membenarkan bentrok itu dan menekankan bahwa patroli militer Hizbullah telah melakukan patroli pasca bentrok tersebut.
Usai bentrok, pemberontak Suriah membawa pergi jasad rekan-rekanya yang tewas melewati wilayah pegunungan menuju Suriah.
Sebuah sumber mengatakan, pemberontak Suriah berupaya melancarkan serangan roket ke Baalbek sebagai aksi balasan karena Hizbullah telah berjuang bersama tentara Suriah untuk melakukan perlawanan di wilayah Qusayr.
Bentrokan itu terjadi sepekan setelah dua roket yang ditembakkan dari wilayah Suriah mendarat di wilayah yang berada dalam cengkaraman kuat pemberontak Hizbullah. Konflik yang terjadi di Suriah, secara perlahan mulai berdampak di wilayah Libanon yang berbatasan dengan Suriah. Hal ini dipicu keterlibatan Hizbullah dalam pertempuran internal Suriah.
(esn)