Sedang buru al-Qaeda, 3 tentara Tunisia terluka akibat bom
Minggu, 02 Juni 2013 - 20:19 WIB
Sedang buru al-Qaeda, 3 tentara Tunisia terluka akibat bom
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Pertahanan Tunia mengatakan, tiga tentara Tunisia yang tengah memburu al-Qaeda yang terkait dengan kelompok jihad di wilayah perbatasan dekat Aljazair, terluka akibat ledakan bom di lokasi tambang di Gunung Chaambi, Sabtu (1/6/2013).
"Ledakan bom itu terjadi pukul 6.15 malam di bawah kendaraan yang ditumpangi tentara. Tiga tentara terluka akibat ledakan tersebut," ungkap Kolonel Mokhtar Ben Nasr, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Tunisia kepada AFP.
Laporan berbeda disampaikan oleh Salah Amri, Direktur Rumah Sakit Daerah Kasserine. "Sebanyak delapan tentara telah mendapatkan perawatan karena menderita luka ringan," ungkap Amri.
Sehari sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Tunisia mengatakan, militer Tunisia telah melacak keberadaan anggota kelompok radikal Salafi Ansar al-Sharia yang berada di antara kelompok jihad di sisi barat Tunisia.
Ansar al-Sharia adalah pihak yang dipersalahkan atas sejumlah aksi kekerasan di Tunisia sejak revolusi 2011. Pihak berwenang kembali mengintensifkan perburuan sejak akhir April lalu, pasca ledakan bom di wilayah perbatasan untuk melindungi pangkalan mereka yang meledak, sebanyak 16 anggota pasukan keamanan terluka akibat ledakan tersebut.
"Ledakan bom itu terjadi pukul 6.15 malam di bawah kendaraan yang ditumpangi tentara. Tiga tentara terluka akibat ledakan tersebut," ungkap Kolonel Mokhtar Ben Nasr, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Tunisia kepada AFP.
Laporan berbeda disampaikan oleh Salah Amri, Direktur Rumah Sakit Daerah Kasserine. "Sebanyak delapan tentara telah mendapatkan perawatan karena menderita luka ringan," ungkap Amri.
Sehari sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Tunisia mengatakan, militer Tunisia telah melacak keberadaan anggota kelompok radikal Salafi Ansar al-Sharia yang berada di antara kelompok jihad di sisi barat Tunisia.
Ansar al-Sharia adalah pihak yang dipersalahkan atas sejumlah aksi kekerasan di Tunisia sejak revolusi 2011. Pihak berwenang kembali mengintensifkan perburuan sejak akhir April lalu, pasca ledakan bom di wilayah perbatasan untuk melindungi pangkalan mereka yang meledak, sebanyak 16 anggota pasukan keamanan terluka akibat ledakan tersebut.
(esn)