Inggris belum putuskan suplai senjata bagi pemberontak Suriah

Rabu, 29 Mei 2013 - 07:00 WIB
Inggris belum putuskan...
Inggris belum putuskan suplai senjata bagi pemberontak Suriah
A A A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Inggris, William Hague menyatakan, bahwa negaranya tidak terikat batas waktu dalam menentukan, apakah akan menyuplai senjata bagi pemberontak Suriah atau tidak.

Menurutnya, meski Uni Eropa telah memutuskan untuk mencabut embargo senjata bagi pemberontak Suriah, namun London tetap belum memutuskan apakah akan menyuplai senjata bagi kaum oposisi Suriah, atau tidak sama sekali.

Hague juga menolak anggapan, bahwa Inggris terikat batas waktu hingga 1 Agustus, saat di mana Uni Eropa telah menyelesaikan kajian soal suplai senjata ini.

"Saya harus memperbaiki satu hal, karena saya tahu telah ada diskusi semacam batas waktu soal Agustus. Akan ada diskusi di Uni Eropa pada 1 Agustus,” kata Hague pada radio BBC, Selasa (28/5/2013).

"Tapi itu (putusan Inggris) tidak terkait dengan tanggal 1 Agustus. Saya tidak ingin orang berpikir, bahwa otomatis akan ada keputusan setelah 1 Agustus, atau bahwa kita dikecualikan dari melakukannya sebelumnya," jelas Hague.

"Kami telah mengatakan, bahwa kami telah membuat komitmen kita sendiri pada tahap ini. Karena kami bekerja untuk konferensi Jenewa, kita tidak mengambil keputusan untuk mengirim senjata kepada siapa pun,” lanjut Hague.

Hingga kini, tidak ada negara anggota Uni Eropa yang telah menyatakan niat untuk segera mengirim senjata bagi kubu oposisi Suriah. Sebab, Uni Eropa takut langkah ini akan membahayakan prospek konferensi perdamaian Jenewa 2 yang digagas oleh Rusia dan Amerika Serikat.
(esn)
Berita Terkait
Pengadilan Inggris Tetapkan...
Pengadilan Inggris Tetapkan Shamima Begum Bisa Kembali dari Suriah
Assad Punya Rp1,1 Triliun...
Assad Punya Rp1,1 Triliun di Rekening Bank Inggris yang Dibekukan
Inggris Potong Bantuan,...
Inggris Potong Bantuan, 40 Ribu Anak Suriah Berhenti Sekolah
Inggris Dilaporkan Selidiki...
Inggris Dilaporkan Selidiki Istri Assad atas Tuduhan Kejahatan Perang
Kisah Maya Ghazal, Pengungsi...
Kisah Maya Ghazal, Pengungsi Cantik Pertama di Dunia yang Jadi Pilot Penerbangan
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
59 menit yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
1 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
2 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
3 jam yang lalu
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
4 jam yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
7 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved