ICRC berhenti kunjungi tahanan di Uzbekistan

Sabtu, 13 April 2013 - 01:47 WIB
ICRC berhenti kunjungi...
ICRC berhenti kunjungi tahanan di Uzbekistan
A A A
Sindonews.com – Komite Internasional Palang Merah (ICRC) mengakhiri semua kunjungan ke tahanan yang berada di dalam penjara-penjara Uzbekistan. Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat (12/4/2013) itu, keputusan tersebut diambil karena sikap tidak konstruktif dan kondisi yang diberlakukan oleh pemerintah setempat.

Keputusan yang akan diikuti oleh sanksi selama beberapa bulan mendatang itu muncul setelah kunjungan yang dilakukan oleh Direktur Umum ICRC, Yves Daccord ke Tashkent, pekan ini. Dalam kunjungan itu, Daccord bertemu dengan sejumlah pejabat pemerintah Uzbekistan.

"Di Uzbekistan, kami tidak dapat mengikuti prosedur kerja standar kami ketika mengunjungi tahanan untuk untuk menilai kondisi di mana mereka ditahan dan perlakuan yang mereka terima," kata Daccord dalam sebuah pernyataan.

"Akibatnya, kita tidak dapat mengatasi masalah kemanusiaan dan yang membuat setiap kunjungan menjadi sia-sia," lanjutnya. Daccord menambahkan, bahwa keputusan tersebut merupakan kejadian yang langka dan tidak bisa dianggap enteng.

Dia mengatakan, hal yang penting, bahwa kunjungan ke tahanan dilakukan secara pribadi dan "tanpa saksi". "Kunjungan harus memiliki dampak berarti pada kondisi penahanan dan dialog dengan pihak berwenang harus konstruktif. Dan, itu tidak terjadi di Uzbekistan," kata Daccord.

Organisasi ini mengatakan akan terus mempromosikan hukum humaniter internasional di dalam negeri, dan untuk membantu Bulan Sabit Merah Uzbekistan mempersiapkan kondisi untuk keadaan darurat. Uzbekistan telah berulang kali dikritik atas catatan hak asasi manusia oleh aktivis Barat, yang menuduh Tashkent memenjarakan lawan anti-pemerintah dan menggunakan penyiksaan terhadap beberapa tahanan.
(esn)
Berita Terkait
Agama Warga Negara Uzbekistan...
Agama Warga Negara Uzbekistan dan Persentasenya
Merahkan Abdullah Bin...
Merahkan Abdullah Bin Khalifa Stadium, Suporter Indonesia Siap 'Teror' Pemain Uzbekistan
3 Alasan Nama Negara...
3 Alasan Nama Negara Asia Tengah Banyak Berakhiran -Stan
Kabur ke Uzbekistan,...
Kabur ke Uzbekistan, Puluhan Pilot Afghanistan Akan Dipindahkan ke Pangkalan AS
Terobosan Ekspor, RI-Uzbekistan...
Terobosan Ekspor, RI-Uzbekistan Sepakat Bentuk Kelompok Kerja Bersama
Memanfaatkan Kecantikan...
Memanfaatkan Kecantikan dan Kekuasaan, Perempuan Ini Jalankan Sindikat Kejahatan Internasional
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
47 menit yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
1 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
2 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
4 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved