Kabur ke Uzbekistan, Puluhan Pilot Afghanistan Akan Dipindahkan ke Pangkalan AS

Minggu, 12 September 2021 - 17:37 WIB
loading...
Kabur ke Uzbekistan,...
Sekitar 46 helikopter dan pesawat dengan total 585 pilot Afghanistan, awak dan keluarga mereka melarikan diri ke Uzbekistan setelah Taliban menguasai Kabul. Foto/Twitter
A A A
TASHKENT - Sekelompok pilot Angkatan Udara Afghanistan yang mencari perlindungan di Uzbekistan setelah Taliban menyerbu Kabul akan dipindahkan ke pangkalan militer Amerika Seirkat (AS). Begitu bunyi laporan, The Wall Street Journal (WSJ).

"Pilot dapat dipindahkan segera setelah akhir pekan di bawah kesepakatan yang dicapai antara AS dan Uzbekistan," bunyi laporan WSJ, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, yang dinukil The Hill, Minggu (12/9/2021).

Warga Afghanistan diperkirakan akan terbang ke pangkalan militer AS di Doha, Qatar, di mana mereka akan diproses untuk perjalanan lebih lanjut. Tidak jelas di mana para pilot Afghanistan itu akhirnya akan menetap.

Pejabat Departemen Luar Negeri AS dan Uzbekistan di Washington menolak berkomentar kepada WSJ.

The Hill juga telah menghubungi Departemen Luar Negeri AS dan Gedung Putih untuk memberikan komentar.

Ketika Taliban menguasai Afghanistan bulan lalu, sekitar 46 pesawat dengan total 585 pilot Afghanistan, awak dan keluarga mereka melarikan diri ke Uzbekistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Kolombia Susah Payah...
Kolombia Susah Payah Tumbangkan Uzbekistan
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved