ASEAN nyatakan siap tengahi konflik Korut-Korsel
Jum'at, 12 April 2013 - 19:13 WIB
ASEAN nyatakan siap tengahi konflik Korut-Korsel
A
A
A
Sindonews.com - Para Menteri Luar negeri-negara anggota ASEAN mengatakan, mereka berniat membentuk sebuah mekanisme pembicaraan antara Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel).
"Para menteri menaruh perhatian yang sangat mendalam atas situasi yang semakin memburuk di Semenanjung Korut," ungkap Anifah Aman, Menlu Malaysia usai mengadakan pertemuan tingkat menteri ASEAN di Brunai Darussalam, Jumat (12/4/2013).
"Dalam pertemuan ini, ASEAN menyerukan dua pihak yang konflik menahan diri dan segera menempuh langkah-langkah untuk mengembalikan ketenangan dan mengurangi ketegangan," imbuh Aman, seperti dikutip dari RIA Novosti.
Lebih lanjut, para menlu ASEAN menyatakan kesiapannya untuk menengahi pembicaraan antara Seoul dan Pyongyang dalam forum regional ASEAN di Brunei Darussalam pada Juni mendatang. Diharapkan utusan dari Korut dan Korsel akan menghadiri pertemuan tersebut.
Saat ini, situasi di Semenanjung Korea memang memanas. Korut telah beberapa kali mengeluarkan ancaman terhadap Korsel dan Amerika Serikat, setelah negara komunis itu dijatuhi sanks baru oleh PBB. Sanksi baru ini dijatuhkan, karena Korut kembali melakukan uji coba nuklir pada 12 Februari silam.
"Para menteri menaruh perhatian yang sangat mendalam atas situasi yang semakin memburuk di Semenanjung Korut," ungkap Anifah Aman, Menlu Malaysia usai mengadakan pertemuan tingkat menteri ASEAN di Brunai Darussalam, Jumat (12/4/2013).
"Dalam pertemuan ini, ASEAN menyerukan dua pihak yang konflik menahan diri dan segera menempuh langkah-langkah untuk mengembalikan ketenangan dan mengurangi ketegangan," imbuh Aman, seperti dikutip dari RIA Novosti.
Lebih lanjut, para menlu ASEAN menyatakan kesiapannya untuk menengahi pembicaraan antara Seoul dan Pyongyang dalam forum regional ASEAN di Brunei Darussalam pada Juni mendatang. Diharapkan utusan dari Korut dan Korsel akan menghadiri pertemuan tersebut.
Saat ini, situasi di Semenanjung Korea memang memanas. Korut telah beberapa kali mengeluarkan ancaman terhadap Korsel dan Amerika Serikat, setelah negara komunis itu dijatuhi sanks baru oleh PBB. Sanksi baru ini dijatuhkan, karena Korut kembali melakukan uji coba nuklir pada 12 Februari silam.
(esn)