Suriah minta DK PBB golongkan al-Nusra dalam kelompok teroris
Jum'at, 12 April 2013 - 18:58 WIB
Suriah minta DK PBB golongkan al-Nusra dalam kelompok teroris
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Suriah menyerukan kepada Dewan Keamanan (DK) PBB untuk memasukan kelompok pemberontak front al-Nusra dalam daftar teroris internasional, Kamis (11/4/2013).
Dalam sebuah surat yang dikirimkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Suriah kepada Dewan Keamanan PBB dikatakan, "Kami mengharapkan DK PBB menjalani perannya dan memenuhi kewajibannya untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di dunia. Serta memberi tekanan pada negara yang mendukung kegiatan teroris di Suriah."
"Suriah menghibau DK PBB untuk memasukan al-Nusra dalam daftar organisasi teroris internasional yang berkaitan dengan al-Qaeda. Imbauan ini mengacu pada Resolusi PBB No 1267 tahun 1989 terkait al-Qaeda,"
Dalam kesempatan itu, Suriah juga memperkenalkan pada PBB sanksi untuk menghukum individu dan sejumlah pihak yang terkait dengan al-Qaeda, seperti membekukan aset keuangan, melarang bepergian ke luar negeri dan juga melakukan embargo senjata kepada al-Qaeda. Sejauh ini, Suriah telah mengidentifikasi 64 entitas dan 227 nama yang memiliki kaitan dengan al-Qaeda.
Seruan tersebut merupakan tanggapan atas pengumuman yang dilontarkan oleh pemimpin afliliasi al-Qaeda Irak, Abu Bakr al-Baghdadi. Dikatakannya, bahwa al-Qaeda telah membantu perjuangan front al-Nusra (salah satu kelompok pemberontak Suriah) dalam melancarkan serangan terhadap rezim Pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.
Dalam sebuah surat yang dikirimkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Suriah kepada Dewan Keamanan PBB dikatakan, "Kami mengharapkan DK PBB menjalani perannya dan memenuhi kewajibannya untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di dunia. Serta memberi tekanan pada negara yang mendukung kegiatan teroris di Suriah."
"Suriah menghibau DK PBB untuk memasukan al-Nusra dalam daftar organisasi teroris internasional yang berkaitan dengan al-Qaeda. Imbauan ini mengacu pada Resolusi PBB No 1267 tahun 1989 terkait al-Qaeda,"
Dalam kesempatan itu, Suriah juga memperkenalkan pada PBB sanksi untuk menghukum individu dan sejumlah pihak yang terkait dengan al-Qaeda, seperti membekukan aset keuangan, melarang bepergian ke luar negeri dan juga melakukan embargo senjata kepada al-Qaeda. Sejauh ini, Suriah telah mengidentifikasi 64 entitas dan 227 nama yang memiliki kaitan dengan al-Qaeda.
Seruan tersebut merupakan tanggapan atas pengumuman yang dilontarkan oleh pemimpin afliliasi al-Qaeda Irak, Abu Bakr al-Baghdadi. Dikatakannya, bahwa al-Qaeda telah membantu perjuangan front al-Nusra (salah satu kelompok pemberontak Suriah) dalam melancarkan serangan terhadap rezim Pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.
(esn)