Penjaga perbatasan Mesir tangkap penyelundup senjata ke Gaza
Kamis, 11 April 2013 - 13:18 WIB
Penjaga perbatasan Mesir tangkap penyelundup senjata ke Gaza
A
A
A
Sindonews.com - Seorang Pejabat Keamanan Mesir mengatakan, Penjaga perbatasan Mesir menangkap empat orang yang berencana menyelundupkan senjata dan juga cetak biru bangunan keamanan Mesir ke Jalur Gaza, Rabu (10/4/2013).
"Kami telah menangkap empat orang di dekat Rafah (perbatasan Mesir-Gaza). Mereka berusaha menyelundupkan sebuah cetak biru desain bangunan kepolisian, tentara, dan sejumlah fasilitas intelijen Mesir yang berada di Kota Rafah, Sheikh Zuwaid, dan el-Arish," ungkap Pejabat Keamanan Mesir, seperti dilansir Maan news, Kamis (11/4/2013).
"Selain cetak biru, penjaga perbatasan juga menyita sejumlah senjata otomatis, amunisi, bom, ranjau darat, dan rudal anti pesawat," imbuh Pejabat Keamanan Mesir.
Pejabat Keamanan Mesir menambahkan, mereka yang ditahan mengaku akan menyerahkan senjata dan cetak biru tersebut kepada kelompok bersenjata untuk melancarkan serangan ke sejumlah gedung keamanan Mesir di kota Rafah, Sheikh Zuwaid, dan el-Arish.
Sejak mantan Presiden Hosni Mubarak digulingkan, penyelundupan senjata dari Mesir ke Libya dan wilayah Gaza di Palestina kerap terjadi.
Sebelumnya, Mesir telah memprakarsai suatu gencatan senjata guna mengakhiri putaran terakhir pertempuran antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza pada November silam.
Berdasarkan kesepakatan itu, Israel meminta Kairo untuk menindak penyelundupan senjata dari Sinai ke daerah kantong pantai yang diblokade.
Dalam sebuah pernyataan, Wakil Perdana Menteri Israel, Moshe Yaalon mengatakan, Hamas telah menghalangi perdamaian di Jalur Gaza dan Mesir telah berkomitmen untuk mencegah penyelundupan senjata.
"Kami telah menangkap empat orang di dekat Rafah (perbatasan Mesir-Gaza). Mereka berusaha menyelundupkan sebuah cetak biru desain bangunan kepolisian, tentara, dan sejumlah fasilitas intelijen Mesir yang berada di Kota Rafah, Sheikh Zuwaid, dan el-Arish," ungkap Pejabat Keamanan Mesir, seperti dilansir Maan news, Kamis (11/4/2013).
"Selain cetak biru, penjaga perbatasan juga menyita sejumlah senjata otomatis, amunisi, bom, ranjau darat, dan rudal anti pesawat," imbuh Pejabat Keamanan Mesir.
Pejabat Keamanan Mesir menambahkan, mereka yang ditahan mengaku akan menyerahkan senjata dan cetak biru tersebut kepada kelompok bersenjata untuk melancarkan serangan ke sejumlah gedung keamanan Mesir di kota Rafah, Sheikh Zuwaid, dan el-Arish.
Sejak mantan Presiden Hosni Mubarak digulingkan, penyelundupan senjata dari Mesir ke Libya dan wilayah Gaza di Palestina kerap terjadi.
Sebelumnya, Mesir telah memprakarsai suatu gencatan senjata guna mengakhiri putaran terakhir pertempuran antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza pada November silam.
Berdasarkan kesepakatan itu, Israel meminta Kairo untuk menindak penyelundupan senjata dari Sinai ke daerah kantong pantai yang diblokade.
Dalam sebuah pernyataan, Wakil Perdana Menteri Israel, Moshe Yaalon mengatakan, Hamas telah menghalangi perdamaian di Jalur Gaza dan Mesir telah berkomitmen untuk mencegah penyelundupan senjata.
(esn)