Kamboja & Rusia tingkatkan kerjasama bilateral

Selasa, 02 April 2013 - 22:28 WIB
Kamboja & Rusia tingkatkan...
Kamboja & Rusia tingkatkan kerjasama bilateral
A A A
Sindonews.com – Kamboja dan Rusia menandatangani Memorandum of Understanding yang bertujuan untuk mempromosikan kerjasama bilateral di segala bidang, terutama di sektor perdagangan, investasi, pariwisata, dan pendidikan.

Kesepakatan itu ditandatangani oleh Sun Saphoeun, Sekretaris Negara dari Kementerian Luar Negeri Kamboja dan Kerjasama Internasional, dan Alexander Radkov, Kepala Badan Federal Rusia untuk Pariwisata, Selasa (2/4/2013).

"Berdasarkan kesepakatan itu, kedua belah pihak berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama bilateral di bidang perdagangan, investasi, pariwisata, dan pendidikan," kata Radkov keepada para wartawan setelah upacara penandatanganan, seperti dikutip dari Xinhua.

Dia mengatakan, di sektor pendidikan, Rusia akan mempertimbangkan untuk meningkatkan jumlah beasiswa bagi siswa Kamboja untuk belajar di Rusia.

Pada hari yang sama, Radkov juga bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Kamboja dan Menteri Luar Negeri Hor Namhong. “Kamboja tidak pernah melupakan banyak bantuan dari pemerintah dan rakyat Rusia untuk Kamboja, terutama selama periode 1980-an,” kata Namhong.

Namhong juga mendesak investor Rusia untuk memikirkan investasi di sektor pariwisata, konstruksi, dan pertanian, khususnya beras di Kamboja. Radkov sendiri berjanji untuk memperluas kerjasama dengan Kamboja di bidang perdagangan, investasi dan pariwisata untuk saling menguntungkan.

Volume perdagangan bilateral kedua negara relatif kecil, yakni sekitar USD50 juta setiap tahun. Di sisi investasi, Kamboja menarik sekitar USD617 juta investasi dari Rusia pada kurun 1994-2012. Di sektor pariwisata, lebih dari 99 ribu wisatawan Rusia datang ke Kamboja pada tahun lalu.
(esn)
Berita Terkait
Tentara Bayaran Rusia...
Tentara Bayaran Rusia Disebut Bantu Perang Kamboja Melawan Thailand, Moskow Angkat Bicara
Punya Reputasi Tuntaskan...
Punya Reputasi Tuntaskan Konflik Kamboja, Indonesia Bisa Tengahi Perang Rusia-Ukraina
Belajar dari Perang...
Belajar dari Perang Vietnam, PM Kamboja Minta Ukraina untuk Tidak Menggunakan Bom Cluster
Thaksin Shinawatra Sangkal...
Thaksin Shinawatra Sangkal Konflik Keluarga Picu Perang Thailand dan Kamboja
Thailand Rebut Kembali...
Thailand Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Kamboja
Setelah Perang 4 Hari,...
Setelah Perang 4 Hari, Thailand dan Kamboja Sepakat dengan Mediasi yang Ditawarkan Malaysia
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
43 menit yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
1 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
1 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
2 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
3 jam yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved