Kanada tetap tak akan kirim pasukan ke Mali

Jum'at, 15 Maret 2013 - 18:19 WIB
Kanada tetap tak akan...
Kanada tetap tak akan kirim pasukan ke Mali
A A A
Sindonews.com – Perdana Menteri Kanada Stephen Harper menyatakan penolakannya untuk mengirim pasukan ke Mali guna bergabung dengan pasukan Penjaga Perdamaian di Mali. Sebelumnya, Kanada juga telah menolak untuk mengirim tentara dalam invasi militer di wilayah utara Mali yang dipimpin Perancis.

Meski begitu, Kanada memperpanjang masa peminjaman pesawat jumbo jet ke Prancis untuk mengangkut perlengkapan militer ke Bamako, Mali. "Pesawat ini akan tetap ada, selama kita merasa ada kebutuhan. Kami tidak ingin memiliki misi tempur militer di sana (Mali)," ujar Harper.

Sejak Januari lalu, pesawat jumbo jet Kanada telah mengangkut lebih dari 454 ton peralatan militer Perancis ke Bamako. Menurut sumber di pemerintah Kanada, dukungan udara ini akan dipertahankan hingga beberapa pekan ke depan.

"Kami jelas sangat senang untuk membantu dengan pesawat kami dan tim," kata Harper dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Perancis, Jean-Marc Ayrault, Kamis (13/3/2013), seperti dikutip dari Global Post.

Harper mengatakan, Kanada pasti akan memberikan dukungan pembangunan dan bantuan kemanusiaan. Selain itu, Harper juga mengatakan, saat ini dia sedang berkonsultasi dengan anggota parlemen dari partainya dan pihak oposisi untuk setiap komitmen baru.

Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius mengatakan, kemungkinan pada bulan depan PBB akan membutuhkan personel untuk pasukan Penjaga Perdamaian. PBB berharap, pada Juni ada sekitar 10 ribu tentara yang bergabung dalam pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Mali.
(esn)
Berita Terkait
Tuntut Presiden Mundur,...
Tuntut Presiden Mundur, Demonstran Duduki Stasiun TV Pemerintah Mali
Sepuluh Tentara Mali...
Sepuluh Tentara Mali Tewas Setelah Disergap Militan
Diduga Pemberontakan,...
Diduga Pemberontakan, Suara Tembakan Terdengar di Kamp Militer Mali
Tersangka Pelaku Penyerangan...
Tersangka Pelaku Penyerangan Presiden Mali Meninggal dalam Tahanan
Militer Mali Berjanji...
Militer Mali Berjanji Gelar Pemilu Pasca Lakukan Kudeta
Presiden Negara-negara...
Presiden Negara-negara Afrika Barat Akan Kunjungi Mali
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
51 menit yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
2 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
3 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
7 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
8 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
9 jam yang lalu
Infografis
43 Negara yang akan...
43 Negara yang akan Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved