21 tewas dalam 3 ledakan bom dekat gedung pemerintah Irak
Kamis, 14 Maret 2013 - 20:58 WIB
21 tewas dalam 3 ledakan bom dekat gedung pemerintah Irak
A
A
A
Sindonews.com - Petugas medis dan polisi Irak mengatakan, tiga serangan terkoordinasi terjadi di dekat zona hijau yang dijaga ketat di Ibu Kota Bahgdah, Irak, Kamis (14/3/2013). Serangan tersebut menewaskan 21 orang dan melukai sekitar 50 orang di Distrik Alawi, seperti dilansir Reuters.
Beberapa saat setelah ledakan tersebut, sejumlah tim medis dan pasukan keamanan bantuan tiba di tiga lokasi ledakan. Tim medis mengatakan, selain warga sipil, serangan tersebut juga menewaskan 6 orang polisi Irak.
Sebuah Sumber Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan, tiga buah bom meledak dalam waktu 5 menit di tiga lokasi gedung pemerintah Irak. Ledakan pertama terjadi di dekat gedung Departemen Luar Negeri. Selang beberapa menit kemudian, ledakan kembali terjadi di dekat Kementerian Kehakiman di daerah a-Salhiyah dan di dekat gedung Intitute komunikasi di daerah Alawi.
Sebuah sumber di Kementerian Dalam Negeri Irak menambahkan, ledakan pertama diakibatkan dari serangan ledakan bom mobil. Ledakan awal tersebut bertujuan membuka jalan bagi seorang pelaku bom bunuh diri yang hendak menerobos masuk ke dalam Gedung Departemen Kehakiman Irak. Aksi pelaku bom bunuh diri tersebut terhenti setelah tentara yang menjaga gedung tersebut menembaknya.
Kabarnya, setelah ledakan, terjadi baku tembak antara pasukan keamanan dan kelompok bersenjata berlanjut. Kedua belah pihak terlibat pertempuran selama lebih dari satu jam di salah satu lokasi gedung kementerian Irak.
Memasuki 2013 ini, gerilyawan Sunni telah meningkatkan operasi penyerangan untuk melemahkan pemerintah Irak yang dipimpin oleh kelompok Syiah. Sejak awal tahun, lebih dari 10 pelaku bom bunuh diri telah melancarkan aksi di Irak. Serangan tersebut menargetkan pasukan keamanan, anggota parlemen Sunni, dan sejumlah pemukiman Syiah.
Beberapa saat setelah ledakan tersebut, sejumlah tim medis dan pasukan keamanan bantuan tiba di tiga lokasi ledakan. Tim medis mengatakan, selain warga sipil, serangan tersebut juga menewaskan 6 orang polisi Irak.
Sebuah Sumber Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan, tiga buah bom meledak dalam waktu 5 menit di tiga lokasi gedung pemerintah Irak. Ledakan pertama terjadi di dekat gedung Departemen Luar Negeri. Selang beberapa menit kemudian, ledakan kembali terjadi di dekat Kementerian Kehakiman di daerah a-Salhiyah dan di dekat gedung Intitute komunikasi di daerah Alawi.
Sebuah sumber di Kementerian Dalam Negeri Irak menambahkan, ledakan pertama diakibatkan dari serangan ledakan bom mobil. Ledakan awal tersebut bertujuan membuka jalan bagi seorang pelaku bom bunuh diri yang hendak menerobos masuk ke dalam Gedung Departemen Kehakiman Irak. Aksi pelaku bom bunuh diri tersebut terhenti setelah tentara yang menjaga gedung tersebut menembaknya.
Kabarnya, setelah ledakan, terjadi baku tembak antara pasukan keamanan dan kelompok bersenjata berlanjut. Kedua belah pihak terlibat pertempuran selama lebih dari satu jam di salah satu lokasi gedung kementerian Irak.
Memasuki 2013 ini, gerilyawan Sunni telah meningkatkan operasi penyerangan untuk melemahkan pemerintah Irak yang dipimpin oleh kelompok Syiah. Sejak awal tahun, lebih dari 10 pelaku bom bunuh diri telah melancarkan aksi di Irak. Serangan tersebut menargetkan pasukan keamanan, anggota parlemen Sunni, dan sejumlah pemukiman Syiah.
(esn)