Kelaparan, 97 muslim Rohingya meninggal di atas perahu

Selasa, 26 Februari 2013 - 12:57 WIB
Kelaparan, 97 muslim...
Kelaparan, 97 muslim Rohingya meninggal di atas perahu
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 97 muslim rohingya ditemukan dalam keadaaan tak bernyawa kerena kelaparan, setelah terombang ambing di atas laut selama 25 hari, akhir pekan lalu. Sementara puluhan orang lainya berhasil selamat, setelah ditemukan oleh Angkatan Laut (AL) Sri Lanka.

Sebanyak 33 muslim rohingya diselamatkan dari lepas pantai Sri Lanka, pekan lalu. Mereka mengatakan, perahu yang mereka tumpangi akan menguju ke Malaysia, namun di tengah jalan mereka bertemu dengan AL Thailand yang mencegat mereka dan mengambil mesin perahu mereka.

Para muslim Rohingya mengaku telah dibiarkan terombang-ambing di laut selama 25 hari tanpa air atau makanan, hingga akhirnya AL Sri Lanka menyelamatkan mereka, 250 mil dari batas pantai Sri Lanka. Pengungsi Rohingya ini ditemukan, saat perahu mereka mulai tanggelam.

AL Sri Lanka mengatakan, mereka yang selamat adalah 32 laki-laki dan seorang anak laki-laki. Mereka menderita dehidrasi parah dan tengah berada di pusat penahanan imigrasi, di dekat Ibu Kota Kolombo, Sri Lanka.

Shofiulla, salah satu pengungsi yang berhasil selamat mengatakan, di atas kapal tersebut terdapat 130 muslim rohingya. Masing-masing orang telah membayar USD465 atau sekira Rp 4,5 juta dan memulai perjalanan pada 10 Januari lalu.

"Kami tahu ini adalah perjalanan yang berbahaya. Tapi, kami harus tetap melakukanya. Karena kami takut akan hidup kami, tidak ada pekerjaan di Myanmar, yang ada hanyalah pertempuran besar," ungkap Shofiulla,

Kabarnya, AL Thailand telah membantah semua tuduhan yang dilontarkan oleh pengungsi rohingya. Thailand bukan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang menolak menerima pengungsi Rohingya. Desember tahun lalu, Singapura juga sempat menolak memberikan izin masuk bagi puluhan warga Rohingya yang dibawa oleh sebuah kapal dari Vietnam.

Pihak Singapura saat itu menyatakan, mereka tidak bisa memberikan izin masuk bagi pengungsi yang identitasnya tidak jelas. Salah satu negara Asia Tenggara yang mau menerima pengungsi Rohingya adalah Malaysia.
(esn)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
1 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
2 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
2 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
4 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
5 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved