Serangan roket tewaskan 5 orang di kamp oposisi Irak
Minggu, 10 Februari 2013 - 20:57 WIB
Serangan roket tewaskan 5 orang di kamp oposisi Irak
A
A
A
Sindonews.com - Lima orang dilaporkan tewas dan puluhan orang lainnya terluka dalam sebuah serangan roket di kamp Mujahadin-e-Khalq (MEK), di Ibu Kota Baghdad, Irak, Sabtu (9/2/2013) pagi waktu setempat.
"Sekitar pukul 5.30 pagi, sedikitnya 18 roket Katyusha mendarat kamp MEK, bekas komplek militer AS "Camp liberty" di wilayah barat Ibu Kota Baghdad. Sedikitnya lima orang dilaporkan tewas sementara 42 orang lainya menderita luka-luka akibat serangan tersebut," ungkap seorang polisi Irak seperti dilansir Reuters, Minggu (10/2/2013).
Sementara itu, MEK mengatakan, enam orang dilaporkan tewas setelah belasan roket dan rudal mendarat di kamp tempat mereka bermukim. Kelompok tersebut mengirimkan sejumlah bukti foto korban tewas dan luka-luka dalam serangan tersebut.
MEK tidak tahu pasti siapa dalang di balik serangan ini. Kemungkinan serangan ini dilancarkan oleh Iran Quds, unit pasukan elit Iran yang ditugaskan melancarkan serangan militer di luar negeri.
Kelompok MEK atau yang dikenal dengan sebutan Organisasi Mujahidin Rakyat Iran (PMOI) merupakan kelompok yang menyerukan penggulingan pemimpin ulama Iran yang didukung oleh Amerika Serikat. Kelompok ini juga merupakan bagian dari pasukan mantan Presiden Irak untuk melawan Iran.
Kelompok ini melarikan diri ke Irak pada 1986 silam setelah mendapat izin dari mantan Presiden Irak Saddam Hussein yang tak lain merupakan musuh Iran untuk mendirikan Kamp Ashraf, di Provinsi Diyala, Timur Irak dekat perbatasan Iran.
"Sekitar pukul 5.30 pagi, sedikitnya 18 roket Katyusha mendarat kamp MEK, bekas komplek militer AS "Camp liberty" di wilayah barat Ibu Kota Baghdad. Sedikitnya lima orang dilaporkan tewas sementara 42 orang lainya menderita luka-luka akibat serangan tersebut," ungkap seorang polisi Irak seperti dilansir Reuters, Minggu (10/2/2013).
Sementara itu, MEK mengatakan, enam orang dilaporkan tewas setelah belasan roket dan rudal mendarat di kamp tempat mereka bermukim. Kelompok tersebut mengirimkan sejumlah bukti foto korban tewas dan luka-luka dalam serangan tersebut.
MEK tidak tahu pasti siapa dalang di balik serangan ini. Kemungkinan serangan ini dilancarkan oleh Iran Quds, unit pasukan elit Iran yang ditugaskan melancarkan serangan militer di luar negeri.
Kelompok MEK atau yang dikenal dengan sebutan Organisasi Mujahidin Rakyat Iran (PMOI) merupakan kelompok yang menyerukan penggulingan pemimpin ulama Iran yang didukung oleh Amerika Serikat. Kelompok ini juga merupakan bagian dari pasukan mantan Presiden Irak untuk melawan Iran.
Kelompok ini melarikan diri ke Irak pada 1986 silam setelah mendapat izin dari mantan Presiden Irak Saddam Hussein yang tak lain merupakan musuh Iran untuk mendirikan Kamp Ashraf, di Provinsi Diyala, Timur Irak dekat perbatasan Iran.
(esn)