Tetap tinggi, ancaman teroris di Perancis

Senin, 21 Januari 2013 - 21:17 WIB
Tetap tinggi, ancaman...
Tetap tinggi, ancaman teroris di Perancis
A A A
Sindonews.com - Menteri Dalam Negeri Perancis, Manuel Valls mengatakan, peringatan anti-teror di negara itu tetap pada tingkat merah, tingkat tertinggi kedua dalam Vigipirate, rencana keamanan negara.

"Ancaman terorisme masih tinggi dan ancaman ini jelas ada. Kewaspadaan, mobilisasi, dan kebijaksanaan diperlukan untuk mengatasi hal itu," kata Valls, seperti dikutip dari Europe 1, Senin (21/1/2013).

"Pada saat yang sama kami memiliki musuh eksternal yang kita perangi di Mali dan musuh di dalam negeri yang diciptakan oleh puluhan orang yang berbahaya dan harus dipantau serta dinetralkan," lanjut Vallas.

Rencana Vigipirate mulai diterapkan pada Maret 2003. Sistem keamanan negara ini memiliki empat tingkatan, yakni kuning, oranye, merah, dan merah tua. Warna-warna ini menggambarkan kondisi kewaspadaan terendah sampai yang tertinggi.

Pada 12 Januari, Presiden Perancis Francois Hollande memutuskan untuk memperkuat peringatan anti-teror negara ke tingkat tertinggi, menyusul komitmen militer untuk membantu pemerintah Mali menghentikan pemberontak Islam di negara itu.

Keputusan pemerintah Perancis ini dikhawatirkan akan memicu aksi balasan dari kaum teroris. Terbukti, pada pekan lalu kelompok teroris melakukan aksi di sebuah ladang gas di Aljazair. Sekelompok orang menyerbu masuk ke dalam komplek ladang gas dan menyandera ratusan perkerja.

Sejumlah sandera akhirnya tewas, sebelum pasukan khusus Aljazair menyerbu masuk dan melumpuhkan seluruh teroris yang berada dalam komplek pabrik tersebut. Aksi serangan pada pabrik gas ini diklaim para teroris sebagai aksi balasan atas invasi militer internasional di Mali.

Jauh sebelumnya, pada 1995 silam, sebuah aksi teror menghantam kereta bawah tanah di Paris. Aksi ini menewaskan 8 orang dan melukai 200 lainnya.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
13 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
55 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
1 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved