Perancis terus lancarkan serangan udara pada pemberontak Mali

Minggu, 13 Januari 2013 - 21:09 WIB
Perancis terus lancarkan...
Perancis terus lancarkan serangan udara pada pemberontak Mali
A A A
Sindonews.com – Hingga kini, serangan udara yang dilancarkan Perancis pada kaum pemberontak Mali sudah memasuki hari ketiga. Perancis menekankan, pihaknya akan terus melancarkan serangan, hingga kaum pemberontak mundur dari daerah yang mereka kuasai.

“Akan ada serangan sepanjang waktu. Ada serangan tadi malam, sekarang, dan esok hari,” kata Menteri Pertahanan Perancis, Jean-Yves Le Drian, Minggu (13/1/2013), seperti dikutip dari Naharnet.

Le Drian mengatakan, serangan udara dilakukan untuk memaksa para militan Islami yang telah mengendalikan wilayah utara Mali sejak April 2012, mundur dari wilayah di bagian tengah negara itu yang mereka duduki pekan lalu.

"Intervensi kami sedang berlangsung dan kami akan terus melanjutkannya dalam rangka untuk membuat mereka mundur dan memungkinkan pasukan Mali dan Afrika Barat untuk maju dan membangun kembali keutuhan wilayah negara," lanjut Le Drian.

Perancis mulai melakukan intervensi militer di Mali pada Jumat 11 Januari. Serangan yang dilakukan pada Sabtu 12 Januari telah menimbulkan kerugian besar di kalangan pemberontak. Menurut sebuah laporan, setidaknya 100 pemberontak tewas dalam serangan udara Perancis itu.

Kelompok Hak Asasi Manusia, Human Rights Watch melaporkan, sedikitnya 10 warga sipil tewas pada Sabtu akibat serangan udara Perancis. Perancis telah mengatakan, bahwa intervensi ini adalah sah menurut hukum internasional.
(esn)
Berita Terkait
Tuntut Presiden Mundur,...
Tuntut Presiden Mundur, Demonstran Duduki Stasiun TV Pemerintah Mali
Diduga Pemberontakan,...
Diduga Pemberontakan, Suara Tembakan Terdengar di Kamp Militer Mali
Sepuluh Tentara Mali...
Sepuluh Tentara Mali Tewas Setelah Disergap Militan
Tersangka Pelaku Penyerangan...
Tersangka Pelaku Penyerangan Presiden Mali Meninggal dalam Tahanan
Presiden Negara-negara...
Presiden Negara-negara Afrika Barat Akan Kunjungi Mali
Militer Mali Berjanji...
Militer Mali Berjanji Gelar Pemilu Pasca Lakukan Kudeta
Berita Terkini
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
16 menit yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
41 menit yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
1 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
1 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
1 jam yang lalu
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
2 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved