Pakistan minta bantuan internasional untuk redakan ketegangan di Kashmir
Sabtu, 12 Januari 2013 - 01:08 WIB
Pakistan minta bantuan internasional untuk redakan ketegangan di Kashmir
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Pakistan menyampaikan keprihatinannya pada para diplomat Barat, kelompok militer PBB, dan para pengamat internasional atas kembali meningkatnya ketegangan di wilayah Kashmir, yang disengketakan oleh Pakistan dan India.
Pemerintah Pakistan meminta dunia internasional memainkan peran mereka dalam meredakan ketegangan di wilayah perbatasan Pakistan-India itu. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Pakistan, Jalil Abbas Jilani, dalam sebuah jumpa pers usai melakukan diskusi dengan para diplomat Eropa di Islamabad, Jumat (11/1/2013).
“Anggota komunitas diplomatik telah menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan dan ingin hubungan damai antara Pakistan dan India. Pakistan berharap mereka akan memainkan peran positif dalam mengatasi pelanggaran di Garis Pengawasan,” kata Jilani.
Pakistan mengatakan, bahwa tentara India telah menewaskan dua tentara Pakistan dalam kurun lima hari terakhir di daerah Garis Pengawasan. Begitu juga dengan India, yang menuduh tentara Pakistan telah membunuh 2 prajurit India di kawasan yang sama.
Jilani mengaku telah telah menawarkan penyelidikan pada PBB, sebagai satu-satunya pihak netral untuk menemukan kebenaran dari masalah ini. Menjawab pertanyaan apakah Pakistan akan membawa masalah ini ke Dewan Keamanan PBB, Jilani mengatakan bahwa semua opsi terbuka.
“Pelanggaran berulang kali oleh pasukan India dan membunuh tentara Pakistan sangat disayangkan, terutama karena kedua negara melakukan investasi yang sangat besar dalam beberapa bulan terakhir dalam membangun perdamaian dan stabilitas. Tidak hanya di antara mereka, tetapi di daerah,” lanjutnya.
Menurutnya, Pakistan ingin memiliki hubungan persahabatan dan kerjasama dengan semua negara tetangga, termasuk India. "Kami berharap pemerintah India untuk memastikan bahwa Garis Pengawasan tak dinodai aksi kekerasan,” tambahnya.
Pemerintah Pakistan meminta dunia internasional memainkan peran mereka dalam meredakan ketegangan di wilayah perbatasan Pakistan-India itu. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Pakistan, Jalil Abbas Jilani, dalam sebuah jumpa pers usai melakukan diskusi dengan para diplomat Eropa di Islamabad, Jumat (11/1/2013).
“Anggota komunitas diplomatik telah menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan dan ingin hubungan damai antara Pakistan dan India. Pakistan berharap mereka akan memainkan peran positif dalam mengatasi pelanggaran di Garis Pengawasan,” kata Jilani.
Pakistan mengatakan, bahwa tentara India telah menewaskan dua tentara Pakistan dalam kurun lima hari terakhir di daerah Garis Pengawasan. Begitu juga dengan India, yang menuduh tentara Pakistan telah membunuh 2 prajurit India di kawasan yang sama.
Jilani mengaku telah telah menawarkan penyelidikan pada PBB, sebagai satu-satunya pihak netral untuk menemukan kebenaran dari masalah ini. Menjawab pertanyaan apakah Pakistan akan membawa masalah ini ke Dewan Keamanan PBB, Jilani mengatakan bahwa semua opsi terbuka.
“Pelanggaran berulang kali oleh pasukan India dan membunuh tentara Pakistan sangat disayangkan, terutama karena kedua negara melakukan investasi yang sangat besar dalam beberapa bulan terakhir dalam membangun perdamaian dan stabilitas. Tidak hanya di antara mereka, tetapi di daerah,” lanjutnya.
Menurutnya, Pakistan ingin memiliki hubungan persahabatan dan kerjasama dengan semua negara tetangga, termasuk India. "Kami berharap pemerintah India untuk memastikan bahwa Garis Pengawasan tak dinodai aksi kekerasan,” tambahnya.
(esn)