Menteri Sunni & Kurdi Irak boikot sidang kabinet
Selasa, 08 Januari 2013 - 19:31 WIB
Menteri Sunni & Kurdi Irak boikot sidang kabinet
A
A
A
Sindonews.com – Menteri-menteri yang berasal dari kaum Sunni Irak dan Kurdi, memutuskan untuk memboikot sidang kabinet, Selasa (8/1/2013). Hal ini dilakukan untuk menunjukkan dukungan terhadap aksi protes kaum Sunni Irak.
"Mereka membuat keputusan untuk memboikot sesi hari ini," kata anggota parlemen Irak, Jaber al-Jaberi kepada Reuters. "Mereka tidak melihat respon dari pemerintah untuk memenuhi tuntutan para demonstran atau untuk menerima pembagian kekuasaan," lanjutnya.
Aksi boikot ini kian menunjukkan, bahwa pemerintahan Perdana Menteri Nuri al-Maliki sangat rapuh terhadap isu sektarian. Aksi bokiot ini juga kian membahayakan posisi Maliki sebagai Perdana Menteri.
Selama dua pekan terakhir ini, puluhan ribu kaum Sunni Irak turun ke jalan dan melakukan aksi blokir terhadap jalan raya yang menghubungkan Irak dengan sejumlah negara tetangga. Maliki sendiri mengaku sudah hampir kehilangan kesabaran menghadapi aksi protes kaum Sunni itu.
Aksi protes merebak setelah aparat Irak melakukan penangkapan terhadap sejumlah pengawal Menteri Keuangan Irak, Rafaie al-Esawi, yang berasal dari kaum Sunni. Al-Esawi langsung menyatakan akan mengobarkan kembali perang sektarian di negara itu.
Alaa Talabani, seorang anggota parlemen Kurdi, mengatakan, pemimpin partai juga meminta Menteri-menteri kaum Kurdi untuk memboikot sidang parlemen.
"Mereka membuat keputusan untuk memboikot sesi hari ini," kata anggota parlemen Irak, Jaber al-Jaberi kepada Reuters. "Mereka tidak melihat respon dari pemerintah untuk memenuhi tuntutan para demonstran atau untuk menerima pembagian kekuasaan," lanjutnya.
Aksi boikot ini kian menunjukkan, bahwa pemerintahan Perdana Menteri Nuri al-Maliki sangat rapuh terhadap isu sektarian. Aksi bokiot ini juga kian membahayakan posisi Maliki sebagai Perdana Menteri.
Selama dua pekan terakhir ini, puluhan ribu kaum Sunni Irak turun ke jalan dan melakukan aksi blokir terhadap jalan raya yang menghubungkan Irak dengan sejumlah negara tetangga. Maliki sendiri mengaku sudah hampir kehilangan kesabaran menghadapi aksi protes kaum Sunni itu.
Aksi protes merebak setelah aparat Irak melakukan penangkapan terhadap sejumlah pengawal Menteri Keuangan Irak, Rafaie al-Esawi, yang berasal dari kaum Sunni. Al-Esawi langsung menyatakan akan mengobarkan kembali perang sektarian di negara itu.
Alaa Talabani, seorang anggota parlemen Kurdi, mengatakan, pemimpin partai juga meminta Menteri-menteri kaum Kurdi untuk memboikot sidang parlemen.
(esn)