Pemerintah Afghanistan lepaskan 80 tahanan Taliban
Minggu, 06 Januari 2013 - 09:00 WIB
Pemerintah Afghanistan lepaskan 80 tahanan Taliban
A
A
A
Sindonews.com – Sekitar 80 tahanan Taliban yang dijebloskan ke dalam penjara Bagram, Afghanistan, oleh militer Amerika Serikat (AS), dibebaskan oleh Pemerintah Afghanistan, Sabtu (5/1/2013). Pemerintah Afghanistan meyakini, hal ini akan membantu upaya rekonsiliasi di negara itu.
Pembebasan mereka dijamin melalui sebuah komite pengaduan khusus yang melihat dan menelaah setiap kasus. “Sebagian besar dari mereka telah dipenjarakan tanpa tuduhan yang jelas,” kata Ismail Qasimyar, seorang anggota senior Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan, seperti dikutip dari Iol.co.za.
Pembebasan ini adalah inisiatif Pemerintah Afghanistan dalam upaya mencapai perdamaian dan rekonsiliasi dengan Taliban, yang telah melancarkan perang mematikan selama lebih dari 11 tahun.
"Banyak yang dipenjarakan atas dasar politik. Kami berharap, pembebasan mereka akan memperkuat upaya perdamaian," lanjut Qasimyar.
Pada September tahun lalu, Pemerintah Afghanistan juga telah membebaskan 275 tahanan dari penjara Bagram. "Kami ingin orang-orang yang telah dibebaskan menjadi aktivis perdamaian dan menyebarkan perdamaian. Keadilan menyebabkan keamanan dan stabilitas. Jika kita takut melepaskan individu, maka akan menimbulkan dampak pada keamanan,” tambahnya.
Pembebasan mereka dijamin melalui sebuah komite pengaduan khusus yang melihat dan menelaah setiap kasus. “Sebagian besar dari mereka telah dipenjarakan tanpa tuduhan yang jelas,” kata Ismail Qasimyar, seorang anggota senior Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan, seperti dikutip dari Iol.co.za.
Pembebasan ini adalah inisiatif Pemerintah Afghanistan dalam upaya mencapai perdamaian dan rekonsiliasi dengan Taliban, yang telah melancarkan perang mematikan selama lebih dari 11 tahun.
"Banyak yang dipenjarakan atas dasar politik. Kami berharap, pembebasan mereka akan memperkuat upaya perdamaian," lanjut Qasimyar.
Pada September tahun lalu, Pemerintah Afghanistan juga telah membebaskan 275 tahanan dari penjara Bagram. "Kami ingin orang-orang yang telah dibebaskan menjadi aktivis perdamaian dan menyebarkan perdamaian. Keadilan menyebabkan keamanan dan stabilitas. Jika kita takut melepaskan individu, maka akan menimbulkan dampak pada keamanan,” tambahnya.
(esn)