Tentara AS mulai tiba di Turki

Sabtu, 05 Januari 2013 - 13:39 WIB
Tentara AS mulai tiba...
Tentara AS mulai tiba di Turki
A A A
Sindonews.com - Sejumlah anggota militer Amerika Serikat (AS) tiba di pangkalan Angkatan Udara Turki di Incirlik, Turki, Jumat (5/1/2012). Kedutaan AS di Ankara mengatakan, dalam beberapa hari terakhir ini ratusan anggota pasukan AS akan terus berdatangan ke Turki. Mereka akan terlibat dalam penyebaran rudal patriot NATO di beberapa titik d perbatasan Turki dengan Suriah.

"Dalam beberapa hari mendatang, sekitar 400 tentara AS akan datang ke pangkalan Angkatan Udara Incirlik di Provinsi Adana,Turki. Kedatangan mereka dipersiapkan untuk membantu misi penempatan dua sistem rudal pertahanan NATO," ungkap Kedutaan AS di Ankara dalam sebuah pernyataan seperti diberitakan dalam Xinhua, Sabtu (5/1/2012).

"Pasukan AS akan tiba di Turki dengan menggunakan pesawat. Sementara, sejumlah peralatan akan dikirim melalui jalur laut, diperkirakan akan tiba pada akhir Januari," lanjut penyataan tersebut.

Kedutaan AS menuturkan, penempatan dua set rudal patriot di sepajang perbatasan Turki bertujuan untuk mendukung misi pertahanan pasukan NATO. Selain itu, kedatangan pasukan AS juga akan membantu tentara Turki jika terjadi eskalasi konflik di sepanjang perbatasan.

Belum dapat dipastikan berapa lama penyebaran tersebut akan dilakukan. Pihak kedutaan AS mengatakan, keputusan tersebut akan ditentukan oleh Turki dan NATO.

Seperti diketahui, Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta telah menandatangani perintah pengiriman dua set sistem pertahanan rudal Patriot dan 400 personel militer ke Turki pada 14 Desember lalu. Dengan lampu hijau dari AS ini, berarti sudah ada enam set sistem pertahanan rudal Patriot yang akan ditempatkan di wilayah Turki yang berbatasan dengan Suriah. Enam set itu masing-masing, dua miik AS, dua Belanda, dan dua lagi kepunyaan Jerman.

Sama seperti AS, dua anggota NATO lainya juga memutuskan mengirim ratusan tentara untuk mengoperasikan sistem pertahanan rudal Patriot itu. Dikabarkan, sistem pertahanan rudal Patriot ini akan mulai beroperasi pada akhri Januari 2013.
(esn)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
9 Negara Sekutu Utama...
9 Negara Sekutu Utama Amerika Serikat di Timur Tengah
Erdogan: Gaza adalah...
Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya
Kecil Kemungkinan Turki...
Kecil Kemungkinan Turki Jual S-400 Rusia ke AS
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
25 menit yang lalu
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
1 jam yang lalu
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
2 jam yang lalu
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
3 jam yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
5 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved