PM Kamboja serukan perdamaian di perbatasan Thailand
Kamis, 03 Januari 2013 - 18:42 WIB
PM Kamboja serukan perdamaian di perbatasan Thailand
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, menghimbau terciptanya perdamaian di kawasan perbatasan negara itu dengan Thailand. Hun Sen juga menyerukan terciptanya kerjasama, pesahabatan, dan pembangunan di kawasan tersebut.
"Semua pihak berwenang di sepanjang provinsi perbatasan kedua negara harus mencoba untuk membangun hubungan baik dan menghormati kebijakan kedua pemerintahan," kata Hun Sen dalam suatu upacara peresmian di sebelah barat Provinsi Pailin yang berbatasan dengan Provinsi Chanthaburi di Thailand, Kamis (3/1/2013).
Upacara ini juga dihadiri oleh Phunsak Pranutnoraphan, Gubernur Provinsi Chanthaburi dan komandan militer Thailand di sepanjang perbatasan. "Saya ingin melihat orang-orang di sepanjang perbatasan untuk hidup dalam damai, tanpa khawatir tentang terjadinya aksi saling tembak dan pembakaran rumah," katanya.
Hun Sen menegaskan, ia akan mendesak Gubernur, aparat pemerintah, dan militer yang ditempatkan di sepanjang perbatasan untuk bersikap ramah satu sama lain. “Hal ini perlu dilakukan untuk membangun perbatasan, perdamaian, dan kerjasama," ucap Hun Sen.
Hun Sen juga menyatakan, bahwa Thailand tidak harus sering menutup pos pemeriksaan perbatasan. "Hati-hati, ketika Pemerintah Thailand menutup perbatasan dan Kamboja juga melakukan hal serupa, maka Thailand akan kehilangan ekspor senilai lebih dari USD2 miliar per tahun. Sementara nilai ekspor Kamboja ke Thailand hanya USD200 juta per tahun,” lanjutnya.
"Semua pihak berwenang di sepanjang provinsi perbatasan kedua negara harus mencoba untuk membangun hubungan baik dan menghormati kebijakan kedua pemerintahan," kata Hun Sen dalam suatu upacara peresmian di sebelah barat Provinsi Pailin yang berbatasan dengan Provinsi Chanthaburi di Thailand, Kamis (3/1/2013).
Upacara ini juga dihadiri oleh Phunsak Pranutnoraphan, Gubernur Provinsi Chanthaburi dan komandan militer Thailand di sepanjang perbatasan. "Saya ingin melihat orang-orang di sepanjang perbatasan untuk hidup dalam damai, tanpa khawatir tentang terjadinya aksi saling tembak dan pembakaran rumah," katanya.
Hun Sen menegaskan, ia akan mendesak Gubernur, aparat pemerintah, dan militer yang ditempatkan di sepanjang perbatasan untuk bersikap ramah satu sama lain. “Hal ini perlu dilakukan untuk membangun perbatasan, perdamaian, dan kerjasama," ucap Hun Sen.
Hun Sen juga menyatakan, bahwa Thailand tidak harus sering menutup pos pemeriksaan perbatasan. "Hati-hati, ketika Pemerintah Thailand menutup perbatasan dan Kamboja juga melakukan hal serupa, maka Thailand akan kehilangan ekspor senilai lebih dari USD2 miliar per tahun. Sementara nilai ekspor Kamboja ke Thailand hanya USD200 juta per tahun,” lanjutnya.
(esn)