Pasca komplikasi kesehatan, Chaves kembali stabil

Selasa, 01 Januari 2013 - 21:35 WIB
Pasca komplikasi kesehatan,...
Pasca komplikasi kesehatan, Chaves kembali stabil
A A A
Sindonews.com - Kondisi kesehatan Presiden Venezuela Hugo Chavez dikabarkan telah stabil. Sebelumnya, Chavez dikabarkan mengalami komplikasi akibat infeksi ganguan pernapasan, tiga pekan pasca menjalani operasi kanker di sebuah Rumah Sakit di Kuba.

"Presiden Chavez melewati hari ini dengan tenang dan stabil, bersama dengan anak-anaknya," ungkap Jorge Arreaza, Menteri pendidikan Venezuela, seperti diberitakan dalam Presstv, Selasa (1/1/2012).

Ungkapan tersebut datang, setelah Wakil Presiden Venezuela, Nicolas Maduro akhir pekan lalu mengatakan bahwa Chavez menderita komplikasi setelah mengalami infeksi pernapasan. Maduro yang datang langsung ke Kuba, berbicara langsung dengan Chavez mengenai kondisi kesehatannya, serta permasalahan nasional. Maduro menegaskan, bahwa presiden menghadapi situasi yang sangat sulit.

Wakil Presiden Venezuela itu tidak merinci kondisi kesehatan Chavez. Namun, sejumlah pejabat Venezuela mengatakan, Chavez mengalami pendarahan pasca terinfeksi ganguan pernapasan, tiga pekan pasca menjalani operasi kanker di wilayah panggul.

Chavez merupakan pemimpin sayap kiri Amerika Latin yang berkuasa selama satu dekade lebih. Dia dikenal sebagai pengkritik utama imperialisme Amerika Serikat (AS). Dia berkuasa sejak 1999 dan membawa Venezuela sebagai negara yang memiliki cadangan minyak terbesar di seluruh dunia.

Pemimpin berusia 58 itu berhasil memenangkan pemilu presiden untuk ke enam kalinya pada Oktober silam. Dia dijadwalkan bakal disumpah sebagai presiden pada 10 Januari mendatang. Namun demikian, kondisi kesehatannya yang memburuk menciptakan kekhawatiran bagi gerakan kiri yang dipimpinnya.

Berdasarkan konstitusi baru, pemilu presiden harus digelar dalam waktu 30 hari, jika presiden tidak mampu menjalankan tugas atau meninggal dunia sebelum pelantikan atau pada tahun pertama dari empat tahun masa kepemimpinannya.
(esn)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas untuk...
Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS di Jakarta
Diam-diam, Sekutu Maduro...
Diam-diam, Sekutu Maduro dan Guaido Lakukan Pembicaraan Rahasia
Negara Ini Kaya Minyak,...
Negara Ini Kaya Minyak, tapi Rakyatnya Miskin dan Menderita
Terlalu Sering Menjilat,...
Terlalu Sering Menjilat, AS Kecam Pemenang Nobel Venezuela sebagai Perusak
Mahkamah Agung Inggris...
Mahkamah Agung Inggris Tolak Klaim Maduro Atas Emas Venezuela
Venezuela Tukar Emas...
Venezuela Tukar Emas dengan Dolar, Dibantu UEA, Mali dan Pesawat Rusia
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
4 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
5 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
6 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
7 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
8 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved