Serangan drone tewaskan pemimpin al-Qaeda di Yaman
Minggu, 30 Desember 2012 - 15:59 WIB
Serangan drone tewaskan pemimpin al-Qaeda di Yaman
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Yaman mengatakan tiga orang yang diduga memiliki kaitan dengan kelompok teroris internasional al-Qaeda meninggal akibat serangan roket drone (pesawat tak berawak) Amerika Serikat (AS) di Provinsi al-Bayda, Sabtu (29/12/2012) malam waktu setempat.
"Jasad dan mobil yang ditumpangi oleh ketiga orang tersebut tidak dapat dikenali kenali karena mereka semua hangus terbakar," ungkap seorang pejabat pemerintah Yaman seperti diberitakan Reuters.
"Namun, diyakini salah satu dari anggota miitan yang tewas bernama Saleh Mohammed al-Ameri, pemimpin senior operasional al-Qaeda di Yaman," imbuh pejabat Yaman.
Saksi mata mengatakan sebuah mobil yang tengah melaju di Desa el-Manaseh pinggiran wilayah Radda, Provinsi al-Bayda tiba-tiba saja terbakar akibat dihantam roket yang ditembakan sebuah drone.
Serangan drone AS ke wilayah Yaman terus meningkat dalan sepekan terakhir. Serangan kali ini merupakan serangan yang keempat dalam sepekan. Serangan sebelumnya terjadi di wilayah yang sama, akibat serangan tersebut dua orang dilaporkan tewas. Sementara serangan pertama dan kedua terjadi di Provinsi Hasramawt, wilayah Tenggara Yaman, tujuh orang dilaporkan tewas akibat serangan tersebut.
Meski banyak warga sipil tak bersalah tewas akibat serangan drone AS, namun Washington Post baru-baru ini memberitakan bahwa Pemerintah Yaman sepertinya menyembuyikan fakta tersebut. Sementara itu, Pemerintah AS mengklaim target serangan drone adalah al-Qaeda.
"Jasad dan mobil yang ditumpangi oleh ketiga orang tersebut tidak dapat dikenali kenali karena mereka semua hangus terbakar," ungkap seorang pejabat pemerintah Yaman seperti diberitakan Reuters.
"Namun, diyakini salah satu dari anggota miitan yang tewas bernama Saleh Mohammed al-Ameri, pemimpin senior operasional al-Qaeda di Yaman," imbuh pejabat Yaman.
Saksi mata mengatakan sebuah mobil yang tengah melaju di Desa el-Manaseh pinggiran wilayah Radda, Provinsi al-Bayda tiba-tiba saja terbakar akibat dihantam roket yang ditembakan sebuah drone.
Serangan drone AS ke wilayah Yaman terus meningkat dalan sepekan terakhir. Serangan kali ini merupakan serangan yang keempat dalam sepekan. Serangan sebelumnya terjadi di wilayah yang sama, akibat serangan tersebut dua orang dilaporkan tewas. Sementara serangan pertama dan kedua terjadi di Provinsi Hasramawt, wilayah Tenggara Yaman, tujuh orang dilaporkan tewas akibat serangan tersebut.
Meski banyak warga sipil tak bersalah tewas akibat serangan drone AS, namun Washington Post baru-baru ini memberitakan bahwa Pemerintah Yaman sepertinya menyembuyikan fakta tersebut. Sementara itu, Pemerintah AS mengklaim target serangan drone adalah al-Qaeda.
(esn)