Pemberontak M23 tembaki helikopter PBB
Sabtu, 29 Desember 2012 - 17:39 WIB
Pemberontak M23 tembaki helikopter PBB
A
A
A
Sindonews.com – Pemberontak M23 Kongo menembaki dua helikopter PBB yang tengah melintas di bagian timur Republik Demokratik Kongo, Jumat (28/12/2012). Dua helikopter ini tergabung dalam misi penjaga perdamaian PBB di negara Afrika tengah tersebut.
Misi PBB di Kongo, MONUSCO, mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa dua helikopter tengah melakukan penerbangan rutin di wilayah udara di utara Goma, saat tembakan menghujani mereka dari bawah. Wilayah utara Kota Goma memang berada di bawah kendali pemberontak M23.
"MONUSCO memperingatkan M23 atas serangan berulang kali pada helikopter PBB dan menyatakan kembali, bahwa pasukan PBB memiliki tujuan damai. Setiap serangan terhadap armada PBB adalah sebuah kejahatan perang,” sebuat sebuat pernyataan MONUSCO.
Menurut MONUSCO, ini adalah serangan kali kedua dalam kurun satu bulan yang dilancarkan pemberontak M23 terhadap helikopter PBB. Namun, Juru Bicara Pemberontak M23, Letnan Kolonel Vianney Kazarama membantah tuduhan MONUSCO itu.
"Kami tidak pernah menyerang MONUSCO, kami menembak helikopter tentara Kongo, FARDC, yang terbang dan melakukan pengintaian terhadap zona M23," katanya. "Jika MONUSCO ingin terbang di atas wilayah kami, mereka harus melakukannya di siang hari dan mereka harus memperingatkan kami. Pada malam hari, kami tidak bisa melihat simbol PBB di badan helikopter," tambah Kazarama.
Misi PBB di Kongo, MONUSCO, mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa dua helikopter tengah melakukan penerbangan rutin di wilayah udara di utara Goma, saat tembakan menghujani mereka dari bawah. Wilayah utara Kota Goma memang berada di bawah kendali pemberontak M23.
"MONUSCO memperingatkan M23 atas serangan berulang kali pada helikopter PBB dan menyatakan kembali, bahwa pasukan PBB memiliki tujuan damai. Setiap serangan terhadap armada PBB adalah sebuah kejahatan perang,” sebuat sebuat pernyataan MONUSCO.
Menurut MONUSCO, ini adalah serangan kali kedua dalam kurun satu bulan yang dilancarkan pemberontak M23 terhadap helikopter PBB. Namun, Juru Bicara Pemberontak M23, Letnan Kolonel Vianney Kazarama membantah tuduhan MONUSCO itu.
"Kami tidak pernah menyerang MONUSCO, kami menembak helikopter tentara Kongo, FARDC, yang terbang dan melakukan pengintaian terhadap zona M23," katanya. "Jika MONUSCO ingin terbang di atas wilayah kami, mereka harus melakukannya di siang hari dan mereka harus memperingatkan kami. Pada malam hari, kami tidak bisa melihat simbol PBB di badan helikopter," tambah Kazarama.
(esn)