Tandingi GPS, China luncurkan Beidou

Sabtu, 29 Desember 2012 - 17:29 WIB
Tandingi GPS, China...
Tandingi GPS, China luncurkan Beidou
A A A
Sindonews.com – China meluncurkan layanan publik dan komersial jaringan navigasi satelit Beidou di kawasan Asia-Pasifik untuk menandingi global positioning system (GPS) milik Amerika Serikat (AS).

Sistem Beidou itu menyediakan layanan untuk warga sipil di kawasan Asia-Pasifik sejak Kamis (27/12) lalu, dan diperkirakan akan menyediakan layanan global pada 2020. ”Kinerja sistem itu dapat dibandingkan dengan GPS. Sinyal dari Beidou dapat diterima di negara-negara seperti Australia,”ungkap Ran Chengqi, juru bicara Badan Navigasi Satelit China,dikutip AFP.

Keberhasilan China membangunsistemBeidouitumerupakan perkembangan terbaru teknologi antariksa Negeri Panda tersebut. Beijing juga bertekad membangun satu stasiun antariksa pada akhir dekade dan mengirim misi manusia ke bulan.

China menganggap program miliaran dolar itu sebagai simbol status global negara tersebut. Prestasi ini seiring semakin meningkatkan kemampuan para pakar China di bidang antariksa. Sistem Beidou terdiri atas 16 satelit navigasi dan empat satelit eksperimen. Ran menambahkan, bahwa sistem itu akan menyediakan layanan navigasi global, penunjuk lokasi dan layanan waktu.

Layanan komersial itu dimulai setahun setelah Beidou memulai layanan penunjuk lokasi untuk China dan daerah sekitarnya. China mulai membangun jaringan itu pada 2000 untuk menghindari ketergantungan terhadap GPS.

”Memiliki satu sistem navigasi satelit merupakan pencapaian sangat strategis. China memiliki pasar yang besar di mana sistem Beidou dapat bermanfaat untuk militer dan warga sipil,” ungkap laporan Global Times, yang menjadi corong Partai Komunis China.

”Dengan meningkatnya profit, sistem Beidou akan mampu berkembang menjadi sistem navigasi satelit global yang dapat berkompetisi dengan GPS.” Dalam laporan terpisah, Global Times juga menyatakan bahwa navigasi satelit itu merupakan salah satu industri strategis yang sedang bangkit.

Sun Jiadong, kepala insinyur sistem Beidou, menjelaskan kepada harian Business Herald bahwa saat sistem ini sudah matang, maka Beidou akan mengurangi 95% pasar yang sekarang dikuasai GPS di China.
(esn)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
27 menit yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
54 menit yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
3 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
4 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
4 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved