Korban bom di Afghanistan tuntut Pemerintah Jerman

Jum'at, 28 Desember 2012 - 23:54 WIB
Korban bom di Afghanistan...
Korban bom di Afghanistan tuntut Pemerintah Jerman
A A A
Sindonews.com - Keluarga korban serangan udara mematikan di Afghanistan yang menewaskan lebih dari 90 orang pada 2009, telah mengajukan gugatan jutaan dolar terhadap Pemerintah Jerman. Karim Popal, seorang pengacara yang mewakili para penggugat mengatakan, 10 gugatan yang diajukan pada Pemerintah Jerman bernilai USD4,4 juta.

"Banyak anak yatim dan janda kehilangan penyedia dana bagi mereka. Karena ini adalah kejahatan perang, tindakan barbar, dan banyak ibu kehilangan anak-anak mereka," kata Popal dalam sebuah pernyataan, Jumat (28/12/2012), seperti dikutip dari Iol.co.za.

Menurut kantor berita DPA, Popal mewakili sekitar 80 orang. "Hampir semua korban mengalami trauma dan tidak menerima perawatan psikologis," lanjut Popal.

Seorang juru bicara untuk Pengadilan Daerah di Kota Bonn mengatakan, bahwa mereka telah menerima 10 gugatan klaim ganti rugi dari pemerintah Jerman, tetapi menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut.

Popal sudah mengajukan gugatan class action pada 2011 dan menuntut USD33 ribu untuk tiap korban. “Para penggugat masih menunggu putusan dari pengadilan yang sama di Bonn,” ujarnya.

Aksi pemboman ini diputuskan oleh seorang Komandan tentara Jerman yang tergabung dalam pasukan NATO di Afghanistan pada 4 September 2009. Pemboman dilakukan di Kota Kunduz, sebelah utara Afghanistan. Aksi pemboman ini yang terjadi menjelang pemilihan umum di Jerman ini sempat memicu kemarahan publik Jerman.
(esn)
Berita Terkait
Jerman: Kembali Berkuasanya...
Jerman: Kembali Berkuasanya Taliban Kemenangan Moral Islam Atas Barat
Jerman Bersiap Pertahankan...
Jerman Bersiap Pertahankan Pasukan di Afghanistan
Taliban Siap Sambut...
Taliban Siap Sambut Bantuan Kemanusiaan dan Investasi dari Jerman
Taliban Menggila, Jerman...
Taliban Menggila, Jerman Desak Warganya Segera Tinggalkan Afghanistan
Ratusan Pengungsi Afghanistan...
Ratusan Pengungsi Afghanistan di Basis Militer AS di Jerman Ditandai ‘Merah’
Pengungsi Wanita Afghanistan...
Pengungsi Wanita Afghanistan Melahirkan di Atas Pesawat AU C-17
Berita Terkini
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
1 jam yang lalu
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
2 jam yang lalu
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
6 jam yang lalu
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
7 jam yang lalu
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
8 jam yang lalu
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved