Tingkatkan kerjasama, Putin sambangi India
Senin, 24 Desember 2012 - 19:12 WIB
Tingkatkan kerjasama, Putin sambangi India
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan resmi ke India untuk membicarakan sejumlah masalah dengan Perdana Menteri India Manmohan Singh dan Presiden Pranab Mukherjee, Senin (24/12/2012). Salah satu masalah yang akan dibahas adalah mengenai peralatan militer.
"Rusia akan menjual 71 helikopter militer senilai USD1,3 miliar dan teknologi perakitan 42 jet tempur Sukhoi senilai USD1,6juta miliar kepada pemerintah India," ungkap pernyataan pemerintah Rusia seperti diberitakan dalam Reutes, Senin (25/12/2012).
Kementrian Luar Negeri India mengatakan dalam kunjungan kali ini perusahaan helikopter Rusia dan perusahaan swasta India Elcom akan bekerjasama untuk memproduksi helikopter.
Sebelum berangkat ke India, Putin berharap mencapai kesepakatan dengan pemerintah India untuk melipat gandakan hasil penjualan menjadi dua kali lipat pada tahun 2015. Dimana hasil kerjasama penjualan India dan Rusia tahun ini mencapai USD10 miliar.
"Hasil perdagangan menurun karena dampak krisis ekonomi global. Tahun ini total perdagangan kami mencapai USD10 miliar, tapi kedepannya kami akan meningkatkan hasil perdagangan menjadi USD20 miliar pada 2015 mendatang," ungkap Putin seperti dilansir RIA Novosti.
Agar target itu tercapai, Putin menekankan pentingnya mempromosikan investasi, kerjasama teknologi dan industri yang dinamis khususnya di sektor energi.
Putin juga akan menegosiasikan pembangunan pembangkit listrik tanaga nuklir Kundankulam (KNPP) dan meminta India berpartisipasi dalam proyek migas Sakhalin-I di Rusia.
"Rusia akan menjual 71 helikopter militer senilai USD1,3 miliar dan teknologi perakitan 42 jet tempur Sukhoi senilai USD1,6juta miliar kepada pemerintah India," ungkap pernyataan pemerintah Rusia seperti diberitakan dalam Reutes, Senin (25/12/2012).
Kementrian Luar Negeri India mengatakan dalam kunjungan kali ini perusahaan helikopter Rusia dan perusahaan swasta India Elcom akan bekerjasama untuk memproduksi helikopter.
Sebelum berangkat ke India, Putin berharap mencapai kesepakatan dengan pemerintah India untuk melipat gandakan hasil penjualan menjadi dua kali lipat pada tahun 2015. Dimana hasil kerjasama penjualan India dan Rusia tahun ini mencapai USD10 miliar.
"Hasil perdagangan menurun karena dampak krisis ekonomi global. Tahun ini total perdagangan kami mencapai USD10 miliar, tapi kedepannya kami akan meningkatkan hasil perdagangan menjadi USD20 miliar pada 2015 mendatang," ungkap Putin seperti dilansir RIA Novosti.
Agar target itu tercapai, Putin menekankan pentingnya mempromosikan investasi, kerjasama teknologi dan industri yang dinamis khususnya di sektor energi.
Putin juga akan menegosiasikan pembangunan pembangkit listrik tanaga nuklir Kundankulam (KNPP) dan meminta India berpartisipasi dalam proyek migas Sakhalin-I di Rusia.
(esn)