Bom mobil meledak di Mogadishu, 2 tewas
Jum'at, 14 Desember 2012 - 19:32 WIB
Bom mobil meledak di Mogadishu, 2 tewas
A
A
A
Sindonews.com – Sebuah bom mobil yang meledak di pusat Kota Mogadishu, Somalia, Jumat (14/12/2012), menewaskan dua orang dan melukai tujuh lainnya. Pihak berwenang Somalia menyatakan, bom mobil ini nampaknya menargetkan konvoi pasukan Penjaga Perdamaian Uni Afrika.
"Sebuah konvoi kendaraan lapis baja melewati kami dan sesaat setelah itu kami mendengar ledakan keras. Kami menoleh ke belakang dan melihat asap tebal," tutur Samira Hussein, seorang saksi mata pada kantor berita Reuters. Saat ledakan terjadi, Hussein tengah mlintas di daerah itu dengan menumpang sebuah taksi.
“Ledakan itu menewaskan pembom dan dua warga sipil, serta melukai tujuh orang lainnya,” ujar Abdifatah Sabriye, seorang Komandan Senior Polisi di Distrik Waberi, Mogadishu.
Menurut penuturan warga setempat, jalan tempat lokasi ledakan lebih sepi dari biasanya, karena ledakan terjadi saat sholat Jumat. Jalan ini menghubungkan wilayah komersial di Distrik Warebi dengan Gedung Parlemen Somalia.
Hingga kini, belum jelas siapa yang berada di balik serangan itu. Kelompok pemberontak Al-Shabaab yang telah mengklaim banyak serangan serupa, tidak mengeluarkan pernyataan yang terkait dengan aksi pemboman kali ini.
"Sebuah konvoi kendaraan lapis baja melewati kami dan sesaat setelah itu kami mendengar ledakan keras. Kami menoleh ke belakang dan melihat asap tebal," tutur Samira Hussein, seorang saksi mata pada kantor berita Reuters. Saat ledakan terjadi, Hussein tengah mlintas di daerah itu dengan menumpang sebuah taksi.
“Ledakan itu menewaskan pembom dan dua warga sipil, serta melukai tujuh orang lainnya,” ujar Abdifatah Sabriye, seorang Komandan Senior Polisi di Distrik Waberi, Mogadishu.
Menurut penuturan warga setempat, jalan tempat lokasi ledakan lebih sepi dari biasanya, karena ledakan terjadi saat sholat Jumat. Jalan ini menghubungkan wilayah komersial di Distrik Warebi dengan Gedung Parlemen Somalia.
Hingga kini, belum jelas siapa yang berada di balik serangan itu. Kelompok pemberontak Al-Shabaab yang telah mengklaim banyak serangan serupa, tidak mengeluarkan pernyataan yang terkait dengan aksi pemboman kali ini.
(esn)