Warga Afsel berdoa untuk kesembuhan Mandela
Senin, 10 Desember 2012 - 18:24 WIB
Warga Afsel berdoa untuk kesembuhan Mandela
A
A
A
Sindonews.com – Rakyat Afrika Selatan (Afsel) melayangkan doa untuk kesembuhan tokoh nasional negara itu, Nelson Mandela. Tokoh yang mendunia dengan perjuangan menghapus politik apartheid di Afsel itu, sudah tiga hari berada di rumah sakit untuk menjalani serangkaian tes dan perawatan. Namun, tak diketahui apa jenis penyakit Mandela.
Seperti dikutip dari mailmalay, Senin (10/12/2012), diskusi tentang kesehatan pemimpin anti-apartheid itu memenuhi surat-surat kabar di Afsel, dibicarakan dalam pelayanan gereja, jadi topik utama di media sosial Afsel, dan dibahas oleh seluruh rakyat di negara itu.
Meski sejak satu dekade lalu, Mandela tak lagi terlibat dalam politik praktis negara itu, namun namanya masih melekat erat di hati rakyat Afsel. "Bangsa ini berdoa untuk Madiba", demikian judul utama harian Soweto, yang terbit di Afsel
Madiba adalah nama panggilan Mandela di Afsel. "Kami mencintai Madiba, kami merasakan setiap inci dari kecemasan, stres dan, rasa sakit yang dirsakan Madiba dan seluruh keluarganya. Dan seperti orang-orang terkasih yang bersangkutan, kita ingin tahu apa yang ia rasakan,” tulis harian Soweto.
Gereja Katolik Regina Mundi, di pusat Kota Soweto kota, yang juga sempat jadi pusat perjuangan Mandela melawan apartheid, memanjatkan doa bagi Mandela selama kebaktian Minggu mereka.
Partai oposisi negara itu juga bergabung dengan paduan suara doa dan berharap Mandela kembali sehat. "Ketika Mandela dirawat di rumah sakit, kita semua terpengaruh, karena kita mencintai dan peduli padanya," kata Juru Bicara oposisi utama Aliansi Demokratik, Mmusi Maimane.
Seperti dikutip dari mailmalay, Senin (10/12/2012), diskusi tentang kesehatan pemimpin anti-apartheid itu memenuhi surat-surat kabar di Afsel, dibicarakan dalam pelayanan gereja, jadi topik utama di media sosial Afsel, dan dibahas oleh seluruh rakyat di negara itu.
Meski sejak satu dekade lalu, Mandela tak lagi terlibat dalam politik praktis negara itu, namun namanya masih melekat erat di hati rakyat Afsel. "Bangsa ini berdoa untuk Madiba", demikian judul utama harian Soweto, yang terbit di Afsel
Madiba adalah nama panggilan Mandela di Afsel. "Kami mencintai Madiba, kami merasakan setiap inci dari kecemasan, stres dan, rasa sakit yang dirsakan Madiba dan seluruh keluarganya. Dan seperti orang-orang terkasih yang bersangkutan, kita ingin tahu apa yang ia rasakan,” tulis harian Soweto.
Gereja Katolik Regina Mundi, di pusat Kota Soweto kota, yang juga sempat jadi pusat perjuangan Mandela melawan apartheid, memanjatkan doa bagi Mandela selama kebaktian Minggu mereka.
Partai oposisi negara itu juga bergabung dengan paduan suara doa dan berharap Mandela kembali sehat. "Ketika Mandela dirawat di rumah sakit, kita semua terpengaruh, karena kita mencintai dan peduli padanya," kata Juru Bicara oposisi utama Aliansi Demokratik, Mmusi Maimane.
(esn)