Presiden Aquino kunjungi korban topan Bopha

Sabtu, 08 Desember 2012 - 20:57 WIB
Presiden Aquino kunjungi...
Presiden Aquino kunjungi korban topan Bopha
A A A
Sindonews.com - Presiden Filipina Benigno Aquino, kemarin, berjanji untuk menemukan cara mengurangi banyaknya jumlah korban jiwa akibat badai, saat mengunjungi warga yang terkena dampak topan Bopha di New Bataan. “Kami ingin mencari tahu mengapa tragedi ini terjadi dan bagaimana untuk mencegah tragedi ini terjadi lagi,” kata Aquino kepada korban badai, setibanya di New Bataan, dikutip AFP.

Laporan AFP menyebutkan, hampir 500 orang tewas dalam badai yang menghantam Pulau Mindanao serta menghan-curkan industri pisang dan pertambangan yang tengah tumbuh. “Saya di sini untuk mendengarkan penjelasan, dan bukan untuk sebuah tuduhan. Ini adalah waktu untuk bekerja,” ujar Aquino sebelum membantu membagikan paket makanan untuk sekitar 2.000 orang yang berlindung di sebuah gedung gimnasium milik pemerintah, yang mampu menampung 48.000 orang.

Topan Bopha menerjang Filipina bagian selatan pada Selasa (4/12) lalu, serta membawa angin kencang dan hujan deras yang merusak pulau itu. Sedikitnya dua provinsi di bagian timur, Compostela Valley dan Davao Oriental, dilaporkan merupakan wilayah paling parah terkena dampaknya. Di Compostela Valley, New Bataan, beberapa bangunan termasuk tempat penampungan darurat, hanyut akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Topan menghancurkan hampir 16.000 rumah. Angka resmi menunjukkan bahwa sebanyak 418 orang kini telah dipastikan tewas, sedangkan 383 orang dinyatakan hilang. Sementara lebih dari 300.000 orang saat ini tengah tinggal di pusat-pusat evakuasi. Badan Penanggulangan Risiko dan Manajemen Bencana menyatakan telah memaksa keluarga untuk mencari perlindungan di tempat lain. Kerusakan sejauh ini diperkirakan telah mencapai USD100 juta.

Seorang komandan militer setempat mengatakan kepada kantor berita Reuters, bahwa evakuasi beberapa jenazah dapat dikatakan sulit karena mereka terkubur dalam lumpur, dan pasukan tidak memiliki peralatan khusus.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
33 menit yang lalu
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
1 jam yang lalu
Pentagon: Serangan Rudal...
Pentagon: Serangan Rudal Iran Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Lainnya 1 Hilang
2 jam yang lalu
10 Akademi Militer Terbaik...
10 Akademi Militer Terbaik di Dunia, West Point Paling Bergengsi
3 jam yang lalu
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
5 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved