Belanda kirim 2 set rudal Patriot ke Turki
Sabtu, 08 Desember 2012 - 12:00 WIB
Belanda kirim 2 set rudal Patriot ke Turki
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte mengatakan, Pemerintah Belanda telah setuju untuk mengirim dua set rudal Patriot ke Turki. Ini adalah bagian dari sistem pertahanan rudal Patriot NATO yang diminta Turki.
Selain mengirim 2 set rudal Patriot, Belanda juga akan mengutus 360 tentaranya untuk mengoperasikan rudal Patriot yang rencananya akan ditempatkan di wilayah Turki, yang berbatasan dengan Suriah. Namun, hingga kini belum dipastikan, di wilayah mana rudal Patriot milik Belanda itu akan ditempatkan.
"Penyebaran sistem rudal Patriot Belanda bertujuan untuk melindungi penduduk Turki dan wilayah sekutu NATO, serta berkontribusi mengakhiri krisis di sepanjang perbatasan tenggara Turki, " sebut pernyataan Pemerintah Belanda, Jumat (7/12/2012), seperti dikutip dari Reuters.
Selain Belanda, Jerman juga memberi lampu hijau untuk mengirim rudal Patriot milik mereka ke Turki. Jerman juga menyatakan akan mengirim 400 tentara untuk mengoperasikan sistem rudal Patriot itu.
Setelah sejumlah altileri dari perang saudara Suriah masuk ke wilayah Turki, permohonan penempatan sistem pertahanan rudal Patriot langsung dilayangkan Turki pada NATO. Walau mendapat sejumlah kecaman, NATO akhirnya menyetujui permintaan itu.
Selain mengirim 2 set rudal Patriot, Belanda juga akan mengutus 360 tentaranya untuk mengoperasikan rudal Patriot yang rencananya akan ditempatkan di wilayah Turki, yang berbatasan dengan Suriah. Namun, hingga kini belum dipastikan, di wilayah mana rudal Patriot milik Belanda itu akan ditempatkan.
"Penyebaran sistem rudal Patriot Belanda bertujuan untuk melindungi penduduk Turki dan wilayah sekutu NATO, serta berkontribusi mengakhiri krisis di sepanjang perbatasan tenggara Turki, " sebut pernyataan Pemerintah Belanda, Jumat (7/12/2012), seperti dikutip dari Reuters.
Selain Belanda, Jerman juga memberi lampu hijau untuk mengirim rudal Patriot milik mereka ke Turki. Jerman juga menyatakan akan mengirim 400 tentara untuk mengoperasikan sistem rudal Patriot itu.
Setelah sejumlah altileri dari perang saudara Suriah masuk ke wilayah Turki, permohonan penempatan sistem pertahanan rudal Patriot langsung dilayangkan Turki pada NATO. Walau mendapat sejumlah kecaman, NATO akhirnya menyetujui permintaan itu.
(esn)