Jepang siap tembak roket Korut
Jum'at, 07 Desember 2012 - 15:15 WIB
Jepang siap tembak roket Korut
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pertahanan Jepang, Satoshi Morimoto mengeluarkan perintah untuk menembak jatuh rokut Korea Utara (Korut) jika mengancam wilayah kedaulatan Jepang, Jumat (7/12/2012).
"Menhan Jepang telah mengelurkan perintah kepada militer untuk menghancurkan proyektil atau bagian roket Korut yang berpotensi jatuh di wilayah Jepang," ungkap Osamu Fujimura, Sekretaris Kabinet mengutip ungkapan Morimoto.
Setelah Korut meluncurkan roketnya, pemerintah akan langsung menginformasikan pada sejumlah pemerintah daerah, lembaga penyiaran, twitter dan sejumlah lembaga sosial lainya.
"Kami harap rakyat Jepang dapat beraktifitas normal, karena roket tersebut tidak akan jatuh di wilayah Jepang. Ini jika semua hal yang telah direncanakan, berjalan dengan normal," ungkap Fujimura.
Di luar rencana tersebut, Pemerintah Jepang tetap berharap agar Korut membatalkan rencana peluncuran roket tersebut.
"Peluncuran roket tersebut jelas melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan juga bertentangan dengan pernyataan Ketua DK PBB yang dikeluarkan setelah peluncuran roket Korut pada April lalu," terang Fujimura.
"Sangat menyedihkan jika recana tersebut tetap dijalankan. Pasalnya, Amerika Serikat, Korea Selatan, Rusia, dan China telah berupaya menghimbau Korut untuk menahan diri dan membatalkan rencana peluncuran tersebut," imbuh Fujimura.
Seperti diketahui, Pemerintah Jepang menyiagakan tiga sistem pertahanan rudal patriot dan kapal perang untuk berpatroli di perairan Jepang, karena meningkatnya kekhawatiran atas rencana peluncuran roket Korea Utara .
Korut mengaku akan meluncurkan roket untuk menempatkan satelit ke orbit bumi. Kemarin, Korut dilaporkan telah menyelesaikan tiga tahap peluncuran roket jarak jauh di landasan peluncuran di daerah Dongchang-ri.
"Menhan Jepang telah mengelurkan perintah kepada militer untuk menghancurkan proyektil atau bagian roket Korut yang berpotensi jatuh di wilayah Jepang," ungkap Osamu Fujimura, Sekretaris Kabinet mengutip ungkapan Morimoto.
Setelah Korut meluncurkan roketnya, pemerintah akan langsung menginformasikan pada sejumlah pemerintah daerah, lembaga penyiaran, twitter dan sejumlah lembaga sosial lainya.
"Kami harap rakyat Jepang dapat beraktifitas normal, karena roket tersebut tidak akan jatuh di wilayah Jepang. Ini jika semua hal yang telah direncanakan, berjalan dengan normal," ungkap Fujimura.
Di luar rencana tersebut, Pemerintah Jepang tetap berharap agar Korut membatalkan rencana peluncuran roket tersebut.
"Peluncuran roket tersebut jelas melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan juga bertentangan dengan pernyataan Ketua DK PBB yang dikeluarkan setelah peluncuran roket Korut pada April lalu," terang Fujimura.
"Sangat menyedihkan jika recana tersebut tetap dijalankan. Pasalnya, Amerika Serikat, Korea Selatan, Rusia, dan China telah berupaya menghimbau Korut untuk menahan diri dan membatalkan rencana peluncuran tersebut," imbuh Fujimura.
Seperti diketahui, Pemerintah Jepang menyiagakan tiga sistem pertahanan rudal patriot dan kapal perang untuk berpatroli di perairan Jepang, karena meningkatnya kekhawatiran atas rencana peluncuran roket Korea Utara .
Korut mengaku akan meluncurkan roket untuk menempatkan satelit ke orbit bumi. Kemarin, Korut dilaporkan telah menyelesaikan tiga tahap peluncuran roket jarak jauh di landasan peluncuran di daerah Dongchang-ri.
(esn)