Polisi Palestina bentrok dengan tentara Israel di Hebron
Jum'at, 07 Desember 2012 - 10:30 WIB
Polisi Palestina bentrok dengan tentara Israel di Hebron
A
A
A
Sindonews.com - Kerusuhan pecah di Kota Hebron, Kamis (6/12/2012), setelah sekitar 250 warga Palestina bergabung dengan polisi Palestina dan bentrok dengan pasukan Israel Defense Forces (IDF) yang tengah melakukan patroli rutin di daerah itu.
Warga setempat mengatakan, bentrokan terjadi setelah tentara Israel berusaha untuk menahan seorang Perwira Polisi Palestina yang sedang bertugas di daerah Bab al-Zawiye, di pusat kota Hebron. Perwira Polisi itu menolak ditangkap dan beberapa rekannya bergegas membantu di Perwira.
Seorang saksi mata mengatakan kepada kantor berita Ma'an, setelah kejadian itu, pasukan tambahan IDF dikerahkan dan melepaskan tembakan membabibuta. Pemuda setempat lantas melemparkan batu pada tentara Israel dan dibalas dengan tembakan peluru karet dan gas air mata ke tengah kerumunan warga Palestina.
"Ini adalah insiden serius. Hal ini sedang diselidiki oleh tentara," kata seorang Juru Bicara IDF seperti dikutip dari Jpost. Sumber-sumber militer mengatakan, fakta bahwa polisi Palestina bentrok dengan pasukan IDF merupakan perkembangan yang mengkhawatirkan.
Nasser Qabaja, Direktur Bulan Sabit Merah di wilayah Selatan Tepi Barat, mengatakan, tiga ambulans dikerahkan untuk mengangkut warga Palestina yang terluka ke rumah sakit pemerintah di Hebron.
Akibat bentrokan ini, 17 warga Palestina harus dirawat karena mengalami sesak napas akibat menghirup gas air mata yang ditembakan tentara Israel. Sementara 8 orang lainnya terluka akibat tembakan peluru karet.
Paramedis juga menyatakan, seorang pria terkena tembakan peluru tajam di bagian kepala. IDF sendiri menolak untuk mengungkapkan rincian lebih lanjut tentang insiden ini, karena penyelidikan sedang berlangsung.
Warga setempat mengatakan, bentrokan terjadi setelah tentara Israel berusaha untuk menahan seorang Perwira Polisi Palestina yang sedang bertugas di daerah Bab al-Zawiye, di pusat kota Hebron. Perwira Polisi itu menolak ditangkap dan beberapa rekannya bergegas membantu di Perwira.
Seorang saksi mata mengatakan kepada kantor berita Ma'an, setelah kejadian itu, pasukan tambahan IDF dikerahkan dan melepaskan tembakan membabibuta. Pemuda setempat lantas melemparkan batu pada tentara Israel dan dibalas dengan tembakan peluru karet dan gas air mata ke tengah kerumunan warga Palestina.
"Ini adalah insiden serius. Hal ini sedang diselidiki oleh tentara," kata seorang Juru Bicara IDF seperti dikutip dari Jpost. Sumber-sumber militer mengatakan, fakta bahwa polisi Palestina bentrok dengan pasukan IDF merupakan perkembangan yang mengkhawatirkan.
Nasser Qabaja, Direktur Bulan Sabit Merah di wilayah Selatan Tepi Barat, mengatakan, tiga ambulans dikerahkan untuk mengangkut warga Palestina yang terluka ke rumah sakit pemerintah di Hebron.
Akibat bentrokan ini, 17 warga Palestina harus dirawat karena mengalami sesak napas akibat menghirup gas air mata yang ditembakan tentara Israel. Sementara 8 orang lainnya terluka akibat tembakan peluru karet.
Paramedis juga menyatakan, seorang pria terkena tembakan peluru tajam di bagian kepala. IDF sendiri menolak untuk mengungkapkan rincian lebih lanjut tentang insiden ini, karena penyelidikan sedang berlangsung.
(esn)