Tak ada informasi sensitif IAEA yang dicuri hacker
Kamis, 29 November 2012 - 23:43 WIB
Tak ada informasi sensitif IAEA yang dicuri hacker
A
A
A
Sindonews.com – Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Yuyika Amano menegaskan, tak ada informasi sensitif dari lembaganya yang berhasil dicuri oleh hacker. Sebelumnya, IAEA telah membenarkan bahwa salah satu servernya yang berisi data terperinci tentang para ahli atom, telah mendapat serangan cyber.
Serangan ini dilakukan oleh sekelompok hacker yang menamakan diri Parastoo. Kata Parastoo berasal dari bahasa Iran yang berarti burung walet. Ini mengindikasikan, kalau serangan cyber ini ada kaitannya dengan program nuklir Iran.
Laporan soal serangan cyber ini diungkap olah IAEA pada Selasa (27/11/2012). Sementara serangan cyber itu sendiri tejadi beberapa bulan lalu. “Tidak ada informasi sensitif yang berkaitan dengan kegiatan atom Iran yang telah dicuri oleh para hacker. Server itu sendiri telah ditutup,” ujar Amano dalam konferensi pers, Kamis (29/11/2012).
Server itu diduga berisi alamat email dari para ahli yang telah bekerja dengan PBB pada sebuah situs web dan mendesak IAEA untuk menyelidiki pekerjaan nuklir Israel. “"Kami tidak tahu segala sesuatu (tentang kejadian tersebut), tetapi kami yakin bahwa informasi belum dicuri," lanjut Amano.
Serangan ini dilakukan oleh sekelompok hacker yang menamakan diri Parastoo. Kata Parastoo berasal dari bahasa Iran yang berarti burung walet. Ini mengindikasikan, kalau serangan cyber ini ada kaitannya dengan program nuklir Iran.
Laporan soal serangan cyber ini diungkap olah IAEA pada Selasa (27/11/2012). Sementara serangan cyber itu sendiri tejadi beberapa bulan lalu. “Tidak ada informasi sensitif yang berkaitan dengan kegiatan atom Iran yang telah dicuri oleh para hacker. Server itu sendiri telah ditutup,” ujar Amano dalam konferensi pers, Kamis (29/11/2012).
Server itu diduga berisi alamat email dari para ahli yang telah bekerja dengan PBB pada sebuah situs web dan mendesak IAEA untuk menyelidiki pekerjaan nuklir Israel. “"Kami tidak tahu segala sesuatu (tentang kejadian tersebut), tetapi kami yakin bahwa informasi belum dicuri," lanjut Amano.
(esn)