Serangan jet tempur Suriah tewaskan 5 warga sipil
Selasa, 27 November 2012 - 23:57 WIB
Serangan jet tempur Suriah tewaskan 5 warga sipil
A
A
A
Sindonews.com – Jet-jet tempur Pemerintah Suriah menyerang kota-kota di Sebelah Utara dan Timur negara itu, Selasa (27/11/2012). Serangan ini menewaskan sedikitnya lima orang penduduk sipil.
“Sebuah jet pemerintah menembakkan bom yang dikemas dalam tong silinder. Tong itu berisi bahan peledak dan bensin. Bom itu dijatuhkan 2 km sebelah Barat Kota Idlib. Lima orang tewas dan lima lainnya terluka. Para korban adalah warga sipil,” kata Tareq Abdelhaq , seorang aktivis oposisi, seperti dikutip dari the star.
Ada juga jet tempur yang menyerang Distrik Baba Amr, di Kota Homs kota. Pada Februari lalu, daerah ini dikuasai oleh pasukan pemerintah. Namun, seiring dengan gencarnya tekanan dari kaum pemberontak, daerah ini sekarang berada di bawah kendali pemberontak.
Sulit untuk memastikan korban jiwa dalam serangan ini dan serang-serangan sebelumnya. Sebab, Pemerintah Suriah tak mengizinkan media asing untuk memasuki lokasi pertempuran. Sejak Maret lalu, diperkirakan sudah 40 ribu korban tewas akibat perang saudara di Suriah.
Dalam 10 hari terakhir, kaum pemberontak telah mengalami kemajuan pesat. Mereka berhasil merampas sejumlah landasan udara dan menangkap pasukan Pemerintah Suriah yang mendukung Presiden Assad.
“Sebuah jet pemerintah menembakkan bom yang dikemas dalam tong silinder. Tong itu berisi bahan peledak dan bensin. Bom itu dijatuhkan 2 km sebelah Barat Kota Idlib. Lima orang tewas dan lima lainnya terluka. Para korban adalah warga sipil,” kata Tareq Abdelhaq , seorang aktivis oposisi, seperti dikutip dari the star.
Ada juga jet tempur yang menyerang Distrik Baba Amr, di Kota Homs kota. Pada Februari lalu, daerah ini dikuasai oleh pasukan pemerintah. Namun, seiring dengan gencarnya tekanan dari kaum pemberontak, daerah ini sekarang berada di bawah kendali pemberontak.
Sulit untuk memastikan korban jiwa dalam serangan ini dan serang-serangan sebelumnya. Sebab, Pemerintah Suriah tak mengizinkan media asing untuk memasuki lokasi pertempuran. Sejak Maret lalu, diperkirakan sudah 40 ribu korban tewas akibat perang saudara di Suriah.
Dalam 10 hari terakhir, kaum pemberontak telah mengalami kemajuan pesat. Mereka berhasil merampas sejumlah landasan udara dan menangkap pasukan Pemerintah Suriah yang mendukung Presiden Assad.
(esn)