Empat warga Kurdi tewas akibat serangan bom
Selasa, 27 November 2012 - 20:35 WIB
Empat warga Kurdi tewas akibat serangan bom
A
A
A
Sindonews.com – Serangan bom yang ditujukan pada etnis Kurdi di Irak, menewaskan empat orang warga Kurdi di Kota Kirkuk, Selasa (27/11/2012). Wilayah ini memang menjadi sengketa antara Pemerintah Irak dengan penguasa otonomi Kurdistan. Satu pekan terakhir, pasukan dari kedua belah pihak telah bersiap di wilayah ini.
Hingga kini, belum jelas siapa yang berada di balik serangan ini. Meski begitu, perhatian tertuju pada gerilyawan Sunni yang berafiliasi dengan al-Qaeda. Pada Oktober lalu, kelompok ini telah menewaskan 144 orang di seluruh Irak.
Ledakan pada Selasa ini terjadi di tiga tempat terpisah. Ledakan pertama terjadi di dekat kantor Partai Demokrat Kurdistan (KDP) di kota Kirkuk. Ledakan yang berasal dari sebuah bom mobil ini menewaskan dua orang. Ledakan kedua menyusul di daerah yang sama dan menewaskan satu orang.
"Ketika ledakan terjadi, saya merasa rumah akan runtuh menimpa kami. Masalah diciptakan oleh para pejabat, tapi kami yang jadi korban," kata Ahmed Germi (22), warga Kurdi yang rumahnya berdekatan dengan kantor KDP.
Ledakan ketiga juga disebabkan oleh bom mobil yang meledak di sebuah Distrik yang masih berada di wilayah Kirkuk. Ledakan ini menewaskan satu orang. Selain menewaskan empat orang, rangkaian ledakan ini juga melukai 38 lainnya.
Niat militer untuk mendirikan pusat komanda baru di wilayah Kurdi, telah memanaskan tensi di daerah itu. Para pejabat Kurdi mengatakan, Komando Operasi militer Irak merupakan ancaman bagi mereka. Namun, Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki mengatakan, penerapan Komando Operasi Militer itu perlu untuk menjaga keamanan.
Hingga kini, belum jelas siapa yang berada di balik serangan ini. Meski begitu, perhatian tertuju pada gerilyawan Sunni yang berafiliasi dengan al-Qaeda. Pada Oktober lalu, kelompok ini telah menewaskan 144 orang di seluruh Irak.
Ledakan pada Selasa ini terjadi di tiga tempat terpisah. Ledakan pertama terjadi di dekat kantor Partai Demokrat Kurdistan (KDP) di kota Kirkuk. Ledakan yang berasal dari sebuah bom mobil ini menewaskan dua orang. Ledakan kedua menyusul di daerah yang sama dan menewaskan satu orang.
"Ketika ledakan terjadi, saya merasa rumah akan runtuh menimpa kami. Masalah diciptakan oleh para pejabat, tapi kami yang jadi korban," kata Ahmed Germi (22), warga Kurdi yang rumahnya berdekatan dengan kantor KDP.
Ledakan ketiga juga disebabkan oleh bom mobil yang meledak di sebuah Distrik yang masih berada di wilayah Kirkuk. Ledakan ini menewaskan satu orang. Selain menewaskan empat orang, rangkaian ledakan ini juga melukai 38 lainnya.
Niat militer untuk mendirikan pusat komanda baru di wilayah Kurdi, telah memanaskan tensi di daerah itu. Para pejabat Kurdi mengatakan, Komando Operasi militer Irak merupakan ancaman bagi mereka. Namun, Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki mengatakan, penerapan Komando Operasi Militer itu perlu untuk menjaga keamanan.
(esn)