P5+1 ingin segera lakukan pembicaraan nulir dengan Iran
Kamis, 22 November 2012 - 09:00 WIB
P5+1 ingin segera lakukan pembicaraan nulir dengan Iran
A
A
A
Sindonews.com – Enam negara yang dijuluki sebagai kekuatan dunia, berkomitmen untuk memulai putaran baru perundingan nuklir dengan Iran. Enam negara yang kerap di sebut P5+1 itu adalah China, Rusia, Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis, plus Jerman.
“Enam kekuatan dunia berkomitmen untuk memulai putaran baru perundingan nuklir dengan Iran secepat mungkin,” kata Kepala Juru Bicara Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, seperti dikutip dari kantor berita Reuters, Rabu (21/11/2012).
Para pejabat dari enam negara itu telah menggelar pertemuan di Brussels, Belgia, Rabu (21/11/2012). Pertemuan ini dilangsungkan untuk merencanakan masa depan kontak dengan Iran, dalam upaya untuk membuat kemajuan dalam celah selama satu dekade atas pengembangan program nuklir Iran.
"Kami tetap bersatu dalam upaya mereka untuk mencari solusi diplomatik terhadap masalah nuklir Iran. Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi berkelanjutan untuk memindahkan proses ke depan guna mengatasi kekhawatiran masyarakat internasional mengenai program nuklir Iran," lanjut Ashton.
Dalam pembicaraan tingkat tinggi Mei lalu di Baghdad, P5 +1 mengajukan tawaran kepada Iran untuk menangguhkan beberapa kegiatan, seperti menutup fasilitas nuklir. Usulan ini ditolak oleh Iran.
“Enam kekuatan dunia berkomitmen untuk memulai putaran baru perundingan nuklir dengan Iran secepat mungkin,” kata Kepala Juru Bicara Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, seperti dikutip dari kantor berita Reuters, Rabu (21/11/2012).
Para pejabat dari enam negara itu telah menggelar pertemuan di Brussels, Belgia, Rabu (21/11/2012). Pertemuan ini dilangsungkan untuk merencanakan masa depan kontak dengan Iran, dalam upaya untuk membuat kemajuan dalam celah selama satu dekade atas pengembangan program nuklir Iran.
"Kami tetap bersatu dalam upaya mereka untuk mencari solusi diplomatik terhadap masalah nuklir Iran. Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi berkelanjutan untuk memindahkan proses ke depan guna mengatasi kekhawatiran masyarakat internasional mengenai program nuklir Iran," lanjut Ashton.
Dalam pembicaraan tingkat tinggi Mei lalu di Baghdad, P5 +1 mengajukan tawaran kepada Iran untuk menangguhkan beberapa kegiatan, seperti menutup fasilitas nuklir. Usulan ini ditolak oleh Iran.
(esn)