Ratusan warga Tel Aviv protes serangan ke Gaza
Senin, 19 November 2012 - 22:07 WIB
Ratusan warga Tel Aviv protes serangan ke Gaza
A
A
A
Sindonews.com – Ratusan warga Yahudi di Ibu Kota Israel, Tel Aviv, memprotes serangan militer negara itu ke wilayah Palestina di Jalur Gaza. Mereka meminta Pemerintah Israel segera mencapai gencatan senjata dengan Hamas.
Para demonstran menyebut, aksi militer ke Palestina tak lebih hanya sebuah kampanye yang dilakukan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu jelang pemilihan umum di negara itu.
"orang-orang Yahudi dan Arab bersama-sama menyerukan gencatan senjata. Saya tidak peduli lagi tentang orang Yahudi, dibandingkan kepedulian saya pada warga Palestina di Gaza. Saya tidak ingin lagi ada yang mati ," kata Yuval Itah, salah seorang demonstran.
Ketika ditanya bagaimana cara menghentikan serangan roket terhadap Israel, Itah menyebut dengan cara damai dan dialog dengan Hamas.
Demonstran lain, Anat Mendelsohn Machis, memegang sebuah poster yang berisi tulisan, “Hentikan penembakan dan mulai pembicaraan”. Menurutnya, serangan ke Palestina membuat warga Yahudi melupakan isu-isu sosial lain dalam kehidupan.
“Saat ini kita semua hanya berbicara tentang perang dan melupakan hal lain,” ujar Machis seperti dikutip dari Jerusalem Post, Minggu (18/11/2012). Dia juga menyerukan Israel untuk menghentikan serangan roket dan melalui dialog dengan Hamas.
Aksi protes juga digelar di Nazaret. Pemimpin Hadash, Muhammad Barakei ambil bagian dalam aksi ini. "Saya menuduh pemerintah Israel menumpahkan darah, baik Israel dan Palestina. Saya berduka untuk korban di kedua belah pihak. Warga sipil harus ditarik dari siklus horor. Netanyahu keliru jika ia berpikir operasi di Gaza akan membawa ketenangan,” ujarnya.
Para demonstran menyebut, aksi militer ke Palestina tak lebih hanya sebuah kampanye yang dilakukan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu jelang pemilihan umum di negara itu.
"orang-orang Yahudi dan Arab bersama-sama menyerukan gencatan senjata. Saya tidak peduli lagi tentang orang Yahudi, dibandingkan kepedulian saya pada warga Palestina di Gaza. Saya tidak ingin lagi ada yang mati ," kata Yuval Itah, salah seorang demonstran.
Ketika ditanya bagaimana cara menghentikan serangan roket terhadap Israel, Itah menyebut dengan cara damai dan dialog dengan Hamas.
Demonstran lain, Anat Mendelsohn Machis, memegang sebuah poster yang berisi tulisan, “Hentikan penembakan dan mulai pembicaraan”. Menurutnya, serangan ke Palestina membuat warga Yahudi melupakan isu-isu sosial lain dalam kehidupan.
“Saat ini kita semua hanya berbicara tentang perang dan melupakan hal lain,” ujar Machis seperti dikutip dari Jerusalem Post, Minggu (18/11/2012). Dia juga menyerukan Israel untuk menghentikan serangan roket dan melalui dialog dengan Hamas.
Aksi protes juga digelar di Nazaret. Pemimpin Hadash, Muhammad Barakei ambil bagian dalam aksi ini. "Saya menuduh pemerintah Israel menumpahkan darah, baik Israel dan Palestina. Saya berduka untuk korban di kedua belah pihak. Warga sipil harus ditarik dari siklus horor. Netanyahu keliru jika ia berpikir operasi di Gaza akan membawa ketenangan,” ujarnya.
(esn)