Korban tewas di Gaza menyentuh angka 47 orang
Minggu, 18 November 2012 - 15:25 WIB
Korban tewas di Gaza menyentuh angka 47 orang
A
A
A
Sindonews.com – Pesawat-pesawat tempur Israel terus menggempur Gaza. Hingga Minggu (18/11/2012), korban tewas sudah menyentuh angka 47 orang. Setengah dari korban tewas itu adalah warga sipil, 12 di antaranya adalah anak-anak.
Hingga Minggu, sudah lebih dari 500 roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel dan telah menewaskan tiga orang warga Yahudi dan melukai puluhan lainnya. Sementara Israel telah meluncurkan 950 serangan udara ke wilayah Palestina.
Serangan udara itu menargetkan lokasi persenjataan, meratakan rumah-rumah, dan markas kaum militan Palestina. Sebuah serangan udara Israel pada Sabtu malam menghantam kantor media lokal Arab dan melukai tiga wartawan dari stasiun televisi al Quds.
Sementara dua serangan lainnya menerjang perumahan di kamp pengungsi Jebalya. Serangan ini menewaskan satu anak dan melukai 12 orang lainnya.
Juru Bicara Hamas, Abu Ubaida, mengaku akan terus melakukan perlawanan atas serangan udara Israel ini. "Ini putaran konfrontasi dan tidak akan menjadi yang terakhir melawan Zionis. Ini hanya awal," tandas Ubaida dalam konferensi pers yang disiarkan televisi.
Para pria bersenjata bertopeng danmengenakan seragam militer bersikeras, meski Israel melakukan serangan hebat, Hamas masih cukup kuat untuk menghancurkan musuh. Pada Sabtu, sebuah serangan udara Israel menghancurkan rumah seorang komandan Hamas di dekat perbatasan Mesir.
Hingga Minggu, sudah lebih dari 500 roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel dan telah menewaskan tiga orang warga Yahudi dan melukai puluhan lainnya. Sementara Israel telah meluncurkan 950 serangan udara ke wilayah Palestina.
Serangan udara itu menargetkan lokasi persenjataan, meratakan rumah-rumah, dan markas kaum militan Palestina. Sebuah serangan udara Israel pada Sabtu malam menghantam kantor media lokal Arab dan melukai tiga wartawan dari stasiun televisi al Quds.
Sementara dua serangan lainnya menerjang perumahan di kamp pengungsi Jebalya. Serangan ini menewaskan satu anak dan melukai 12 orang lainnya.
Juru Bicara Hamas, Abu Ubaida, mengaku akan terus melakukan perlawanan atas serangan udara Israel ini. "Ini putaran konfrontasi dan tidak akan menjadi yang terakhir melawan Zionis. Ini hanya awal," tandas Ubaida dalam konferensi pers yang disiarkan televisi.
Para pria bersenjata bertopeng danmengenakan seragam militer bersikeras, meski Israel melakukan serangan hebat, Hamas masih cukup kuat untuk menghancurkan musuh. Pada Sabtu, sebuah serangan udara Israel menghancurkan rumah seorang komandan Hamas di dekat perbatasan Mesir.
(esn)