Rakyat Perancis tolak pernikahan kaum gay
Minggu, 18 November 2012 - 15:16 WIB
Rakyat Perancis tolak pernikahan kaum gay
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan ribu warga Prancis memprotes rencana pemerintah Perancis untuk melegalkan pernikahan sesama jenis dan memungkinkan pasangan gay untuk mengadopsi anak. Sekitar 70 ribu warga Prancis turun ke jalan-jalan utama di kota Paris, Sabtu (17/11/2012), seperti dilansir dari BBC.co.uk.
Selain Paris, demonstrasi juga digelar di Lyon, Toulouse, dan Marseille. Kelompok Katolik dan pendukung hak-hak keluarga tradisional turut serta dalam aksi demonstrasi ini
Kordinator demonstrasi mengklaim, jumlah warga yang ikut dalam aksi ini menyentuh angka 200 ribu, sementara di Lyon ada sekitra 22 ribu orang dan 8.000 di Marseille.
Aksi ini digelar setelah Presiden Prancis Francois Hollande dalam kampanye pemilunya berjanji untuk melegalkan pernikahan gay. Pemerintah sosialis Hollande menghadapi tentangan dari oposisi dan lebih dari 1.000 walikota serta Gereja Katolik.
Tapi, Hollande masih tetap menyetujui RUU yang dinilianya relevan ini. Parlemen Perancis sendiri akan membahas hal itu pada Januari 2013 mendatang.
"Seorang anak membutuhkan ayah dan ibu dalam kehidupannya. Itulah cara hidup dan kita tidak bisa melawan kodrat alam," kata seorang penentang pernikahan gay, Marthe Vignault.
Selain Paris, demonstrasi juga digelar di Lyon, Toulouse, dan Marseille. Kelompok Katolik dan pendukung hak-hak keluarga tradisional turut serta dalam aksi demonstrasi ini
Kordinator demonstrasi mengklaim, jumlah warga yang ikut dalam aksi ini menyentuh angka 200 ribu, sementara di Lyon ada sekitra 22 ribu orang dan 8.000 di Marseille.
Aksi ini digelar setelah Presiden Prancis Francois Hollande dalam kampanye pemilunya berjanji untuk melegalkan pernikahan gay. Pemerintah sosialis Hollande menghadapi tentangan dari oposisi dan lebih dari 1.000 walikota serta Gereja Katolik.
Tapi, Hollande masih tetap menyetujui RUU yang dinilianya relevan ini. Parlemen Perancis sendiri akan membahas hal itu pada Januari 2013 mendatang.
"Seorang anak membutuhkan ayah dan ibu dalam kehidupannya. Itulah cara hidup dan kita tidak bisa melawan kodrat alam," kata seorang penentang pernikahan gay, Marthe Vignault.
(esn)