Obama: skandal seks tak timbulkan ancaman keamanan
Jum'at, 16 November 2012 - 18:21 WIB
Obama: skandal seks tak timbulkan ancaman keamanan
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama meyakinkan warga AS, bahwa skandal seks yang dilakukan mantan Direktur CIA dan menjerat Jenderal lainnya, John Allen, tak membahayakan keamanan nasional AS.
Obama mengatakan ia melihat tidak ada bukti yang telah merugikan keamanan bangsa atau pasukannya. "Saat ini, saya tidak punya bukti bahwa ada informasi rahasia yang diungkapkan dengan cara apapun yang akan memiliki dampak negatif pada keamanan nasional kita," katanya pada konferensi pers pertamanya sejak terpilih kembali.
Menurut Obama, Petraeus sudah memberikan yang terbaik bagi AS. "Jenderal Petraeus memiliki karir yang luar biasa," kata Obama. "Tapi dengan penilaian sendiri, ia menyatakan tidak memenuhi standar sebagai Direktur CIA, sehubungan dengan masalah pribadi ini," lanjut Obama.
Petraeus sendiri memang langsung mengundurkan diri dari posisi Direktur CIA, setelah mengakui perselingkuhannya. Pengunduran diri ini dilakukan Petraeus, sesaat sebelum ia dijadwalkan memberikan penjelasan pada DPR AS soal serangan ke Konsulan AS di Benghazi, Libya, September silam.
Tapi kini, meski sudah mundur, namun Petraeus kembali dijadwalkan untuk memberikan keterangan tertutup pada Kongres AS, Jumat (16/11/2012), soal serangan yang menewaskan empat warga AS, termasuk Dubes AS untuk Libya, Chris Stevens dan dua mantan anggota Navy SEAL yang bekerja untuk CIA.
Obama mengatakan ia melihat tidak ada bukti yang telah merugikan keamanan bangsa atau pasukannya. "Saat ini, saya tidak punya bukti bahwa ada informasi rahasia yang diungkapkan dengan cara apapun yang akan memiliki dampak negatif pada keamanan nasional kita," katanya pada konferensi pers pertamanya sejak terpilih kembali.
Menurut Obama, Petraeus sudah memberikan yang terbaik bagi AS. "Jenderal Petraeus memiliki karir yang luar biasa," kata Obama. "Tapi dengan penilaian sendiri, ia menyatakan tidak memenuhi standar sebagai Direktur CIA, sehubungan dengan masalah pribadi ini," lanjut Obama.
Petraeus sendiri memang langsung mengundurkan diri dari posisi Direktur CIA, setelah mengakui perselingkuhannya. Pengunduran diri ini dilakukan Petraeus, sesaat sebelum ia dijadwalkan memberikan penjelasan pada DPR AS soal serangan ke Konsulan AS di Benghazi, Libya, September silam.
Tapi kini, meski sudah mundur, namun Petraeus kembali dijadwalkan untuk memberikan keterangan tertutup pada Kongres AS, Jumat (16/11/2012), soal serangan yang menewaskan empat warga AS, termasuk Dubes AS untuk Libya, Chris Stevens dan dua mantan anggota Navy SEAL yang bekerja untuk CIA.
(esn)