Militer Nigeria tewaskan seorang komandan Boko Haram
Jum'at, 16 November 2012 - 14:04 WIB
Militer Nigeria tewaskan seorang komandan Boko Haram
A
A
A
Sindonews.com – Militer Nigeria mengaku berhasil menewaskan Ibnu Saleh Ibrahim, seorang komandan pemberontak muslim, Boko Haram. Selama ini, Ibrahim mengendalikan operasi militan Boko Haram di wilayah Barat Laut dan Timur Laut Nigeria.
"Selama baku tembak, seorang komandan utama dari sekte Boko Haram, yang memerintah di wilayah Barat Laut dan Timur Laut, Ibnu Saleh Ibrahim, tewas oleh pasukan kami. Selain Ibrahim, beberapa komandan dan anggota Boko Haram juga tewas dalam operasi ini,” sebut pernyataan militer Nigeria yang dirilis, Kamis (15/11/201), seperti dikutip dari the star.
Operasi militer ini digelar di kota Maiduguri, sebelah Timur Laut Nigeria. “Ibrahim bertanggungjawab atas kematian Jenderal Mamman Shuwa, seorang pahlawan perang sipil. Ibrahim membunuh Shuwa atas perintah dari pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau," lanjut pernyataan itu.
Meski militer Nigeria mengaku telah berhasil menewaskan Ibrahim, tapi banyak pengamat yang tak percaya dengan laporan ini. Sebab, militer Nigeria acap melebih-lebihkan laporan mereka tentang operasi militer terhadap Boko Haram. Klaim dari militer Nigeria ini juga tak bisa diverifikasi secara independen.
"Selama baku tembak, seorang komandan utama dari sekte Boko Haram, yang memerintah di wilayah Barat Laut dan Timur Laut, Ibnu Saleh Ibrahim, tewas oleh pasukan kami. Selain Ibrahim, beberapa komandan dan anggota Boko Haram juga tewas dalam operasi ini,” sebut pernyataan militer Nigeria yang dirilis, Kamis (15/11/201), seperti dikutip dari the star.
Operasi militer ini digelar di kota Maiduguri, sebelah Timur Laut Nigeria. “Ibrahim bertanggungjawab atas kematian Jenderal Mamman Shuwa, seorang pahlawan perang sipil. Ibrahim membunuh Shuwa atas perintah dari pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau," lanjut pernyataan itu.
Meski militer Nigeria mengaku telah berhasil menewaskan Ibrahim, tapi banyak pengamat yang tak percaya dengan laporan ini. Sebab, militer Nigeria acap melebih-lebihkan laporan mereka tentang operasi militer terhadap Boko Haram. Klaim dari militer Nigeria ini juga tak bisa diverifikasi secara independen.
(esn)