Komandan Hamas tewas diterjang rudal Israel
Kamis, 15 November 2012 - 07:20 WIB
Komandan Hamas tewas diterjang rudal Israel
A
A
A
Sindonews.com – Seorang Komandan Hamas, Ahmed Al-Jaabari, dan seorang anggota Hamas lainnya tewas setelah mobil yang mereka tumpangi diterjang rudal Israel, Rabu (14/11/2012). Jaabari dikenal sebagai seorang Komandan sayap militer Hamas, Izz el-Deen Al-Qassam.
Dinas Intelijen Domestik Israel, Shin Bet, mengaku bertanggungjawab atas serangan itu. Shin Bet menargetkan Jaabari karena “aktivitasnya terorisnya” selama satu dekade.
"Tujuan dari operasi ini adalah untuk merusak rantai komando dan kontrol dari pimpinan Hamas," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari the star. Saksi mata mengatakan, rudal yang menghantam mobil Jaabari itu diluncurkan dalam sebuah serangan udara.
Serangan ini diprediksi akan kian mengobarkan peperangan antara militan Palestina dengan militer Israel. Padahal, sempat muncul tanda-tanda keberhasilan Mesir untuk membujuk kedua belah pihak melakukan gencatan senjata.
Seruan untuk membalas kematian Jaabari langsung didengungkan lewat radio Hamas. Fraksi-fraksi lain di Palestina juga sudah menyatakan tekad untuk melakukan balas dendam. "Israel telah menyatakan perang terhadap Gaza dan mereka akan memikul tanggung jawab atas konsekuensi ini," kata Jihad Islam, salah satu fraksi di Palestina.
Aksi saling serang antara militan Palestina dengan militer Israel sudah berlangsung selama lima hari terakhir. Dalam kurun itu, lebih dari 100 rudal telah ditembakan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel. Militer Israel pun membalasnya dengan serangan udara.
Dinas Intelijen Domestik Israel, Shin Bet, mengaku bertanggungjawab atas serangan itu. Shin Bet menargetkan Jaabari karena “aktivitasnya terorisnya” selama satu dekade.
"Tujuan dari operasi ini adalah untuk merusak rantai komando dan kontrol dari pimpinan Hamas," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari the star. Saksi mata mengatakan, rudal yang menghantam mobil Jaabari itu diluncurkan dalam sebuah serangan udara.
Serangan ini diprediksi akan kian mengobarkan peperangan antara militan Palestina dengan militer Israel. Padahal, sempat muncul tanda-tanda keberhasilan Mesir untuk membujuk kedua belah pihak melakukan gencatan senjata.
Seruan untuk membalas kematian Jaabari langsung didengungkan lewat radio Hamas. Fraksi-fraksi lain di Palestina juga sudah menyatakan tekad untuk melakukan balas dendam. "Israel telah menyatakan perang terhadap Gaza dan mereka akan memikul tanggung jawab atas konsekuensi ini," kata Jihad Islam, salah satu fraksi di Palestina.
Aksi saling serang antara militan Palestina dengan militer Israel sudah berlangsung selama lima hari terakhir. Dalam kurun itu, lebih dari 100 rudal telah ditembakan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel. Militer Israel pun membalasnya dengan serangan udara.
(esn)