AS fokuskan sikap politik ke Asia Pasifik
Senin, 12 November 2012 - 20:09 WIB
AS fokuskan sikap politik ke Asia Pasifik
A
A
A
Sindonews.com - Amerika Serikat (AS) berniat memfokuskan sikap politiknya ke wilayah Asia Pasifik. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Kongres AS, Jim McDermott, dalam Pertemuan bilateral antara Kongres AS dan Pemerintah Indonesia yang diselenggarakan sore tadi di Gedung DPR RI, Senayan. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar AS untuk Indonesia, Scot Marciel.
McDermott mengungkapkan, bahwa fokus perdagangan dan politik AS telah berubah dari Eropa ke Asia Pasifik. Hal ini dibuktikan dengan rencana kunjungan pertama Barrack Obama ke Myanmar dan Kamboja setelah terpilih kembali sebagai Presiden AS.
Selain dari segi ekonomi, McDermott juga membahas pertumbuhan demokrasi di Indonesia. Ia mengatakan, bahwa Indonesia memiliki peluang menjadi model demokrasi bagi negara-negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi.
Kunjungan Anggota Kongres dan Kedubes AS tersebut disambut baik oleh Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso. Menurut Priyo, dalam hal berdemokrasi, AS sangatlah berpengalaman. Tapi, untuk pemilihan Presiden, Indonesia lebih unggul.
"Untuk Pilpres, Indonesia lebih unggul, karena memilih secara langsung," ujarnya di Gedung DPR (12/11/2012)
Priyo juga bersepakat untuk semakin memperat hubungan antara Indonesia – AS, khususnya dalam membahas masalah demokrasi.
"Kami sepakat berbicara sekaligus membicarakan masalah demokrasi. AS telah melakukan demokrasi yang sangat hebat. Demokrasi adalah pilihan sistem yang sangat baik dan kita akan meningkatkan hubungan demokrasi tersebut," pungkas Priyo.
McDermott mengungkapkan, bahwa fokus perdagangan dan politik AS telah berubah dari Eropa ke Asia Pasifik. Hal ini dibuktikan dengan rencana kunjungan pertama Barrack Obama ke Myanmar dan Kamboja setelah terpilih kembali sebagai Presiden AS.
Selain dari segi ekonomi, McDermott juga membahas pertumbuhan demokrasi di Indonesia. Ia mengatakan, bahwa Indonesia memiliki peluang menjadi model demokrasi bagi negara-negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi.
Kunjungan Anggota Kongres dan Kedubes AS tersebut disambut baik oleh Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso. Menurut Priyo, dalam hal berdemokrasi, AS sangatlah berpengalaman. Tapi, untuk pemilihan Presiden, Indonesia lebih unggul.
"Untuk Pilpres, Indonesia lebih unggul, karena memilih secara langsung," ujarnya di Gedung DPR (12/11/2012)
Priyo juga bersepakat untuk semakin memperat hubungan antara Indonesia – AS, khususnya dalam membahas masalah demokrasi.
"Kami sepakat berbicara sekaligus membicarakan masalah demokrasi. AS telah melakukan demokrasi yang sangat hebat. Demokrasi adalah pilihan sistem yang sangat baik dan kita akan meningkatkan hubungan demokrasi tersebut," pungkas Priyo.
(esn)