Lagi, New York dan New Jersey dihantam badai
Kamis, 08 November 2012 - 17:46 WIB
Lagi, New York dan New Jersey dihantam badai
A
A
A
Sindonews.com - Pantai Timur Amerika Serikat (AS), khususnya wilayah New York dan New Jersey dihantam badai klasik, Nor’easter, Rabu (8/11/2012).
Badai Nor'easter tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Namun, badai yang bergerak dengan kekuatan 100 km per jam ini telah membuat sejumlah pohon dan tiang litrik ambruk. Selain itu, badai ini juga membuat sejumlah penerbangan di dua negara bagian tersebut dibatalkan.
Gubenur Negara bagian New Jersey, Chris Christie, mengaku masih menunggu perkembangan, apakah akan ada wabah penyakit atau serangan belalang pasca badai ini.
"Badai ini membuat upaya pemulihan yang telah kami lakukan bergerak mundur. Sebab, jalan-jalan kembali dipenuhi sampah, orang-orang yang telah mendapatkan listrik, terpaksa kembali kehilangan pasokan listrik," ungkap Christie.
Sementara itu, Gubenur New York, Michael Bloomberg, pada Rabu sore juga telah memerintahkan warga yang rumahnya terendam banjir untuk mengungsi ke rumah saudara atau pergi ke tempat penampungan terdekat.
Rabu Sore, Presiden AS, Barack Obama menghubungi Gubernur New York dan New Jersey lewat saluran telepon untuk membahas kelangkaan bahan bakar dan membahas tindakan lanjut bagi ribuan rumah yang hancur pasca badai Sandy.
Penduduk yang tinggal di wilayah New York dan New Jersey belum dapat menjalani rutinitas dengan normal. Pasalnya, perusahaan listrik AS mengatakan, 100 ribu pelanggan kembali merasakan pemadaman listrik. Sementara, 650 ribu bangunan masih belum mendapatkan aliran listrik.
Badai Nor'easter tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Namun, badai yang bergerak dengan kekuatan 100 km per jam ini telah membuat sejumlah pohon dan tiang litrik ambruk. Selain itu, badai ini juga membuat sejumlah penerbangan di dua negara bagian tersebut dibatalkan.
Gubenur Negara bagian New Jersey, Chris Christie, mengaku masih menunggu perkembangan, apakah akan ada wabah penyakit atau serangan belalang pasca badai ini.
"Badai ini membuat upaya pemulihan yang telah kami lakukan bergerak mundur. Sebab, jalan-jalan kembali dipenuhi sampah, orang-orang yang telah mendapatkan listrik, terpaksa kembali kehilangan pasokan listrik," ungkap Christie.
Sementara itu, Gubenur New York, Michael Bloomberg, pada Rabu sore juga telah memerintahkan warga yang rumahnya terendam banjir untuk mengungsi ke rumah saudara atau pergi ke tempat penampungan terdekat.
Rabu Sore, Presiden AS, Barack Obama menghubungi Gubernur New York dan New Jersey lewat saluran telepon untuk membahas kelangkaan bahan bakar dan membahas tindakan lanjut bagi ribuan rumah yang hancur pasca badai Sandy.
Penduduk yang tinggal di wilayah New York dan New Jersey belum dapat menjalani rutinitas dengan normal. Pasalnya, perusahaan listrik AS mengatakan, 100 ribu pelanggan kembali merasakan pemadaman listrik. Sementara, 650 ribu bangunan masih belum mendapatkan aliran listrik.
(esn)