PP Muhammadiyah berharap Obama bawa perubahan untuk dunia Islam

Rabu, 07 November 2012 - 15:15 WIB
PP Muhammadiyah berharap...
PP Muhammadiyah berharap Obama bawa perubahan untuk dunia Islam
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay menyatakan, terpilihnya kembali Barack Obama untuk yang kedua kalinya sebagai presiden Amerika Serikat (AS), diharapkan dapat membawa dampak positif bagi dunia Islam, khususnya bagi negara-negara di Timur Tengah.

"Selama masa pemerintahannya, kebijakan Obama dinilai lebih bersahabat dengan negara-negara Islam. Dia dinilai lebih mengedepankan pendekatan diplomasi daripada agresi untuk menyelesaikan masalah yang ada di berbagai negara," ujarnya di Jakarta, Rabu (7/11/2012).

Menurut dia, kebijakan Obama untuk menarik pasukannya dari Irak dan juga sebagian dari Afghanistan adalah langkah yang perlu diapresiasi. Kebijakan ini sesungguhnya juga sangat menguntungkan Amerika. Dengan menarik pasukannya, Amerika tidak perlu lagi menghabiskan budget yang besar untuk membiayai pasukannya di kedua negara tersebut.

Selain itu, lanjut Saleh, Obama diharapkan dapat berperan aktif untuk menyelesaikan masalah Timur Tengah, khususnya Suriah, dengan pendekatan damai. Demikian juga halnya dengan persoalan konflik Israel-Palestina yang sampai sekarang belum berujung. "Obama diminta untuk tidak berpihak dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di negara-negara lain," katanya.

Saleh mengungkapkan, dirinya melihat saat ini Obama memiliki power dan independensi yang lebih kuat dibandingkan masa pemerintahannya pada periode pertama. Obama tidak lagi memiliki beban untuk dipilih kembali pada pemilu berikutnya. "Oleh karena itu, dia dapat memanfaatkan periode kedua ini secara maksimal untuk meraih prestasi, baik di tingkat domestik maupun di dunia internasional," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Saleh, Barack Obama juga dinilai berhasil dalam menjalin hubungan baik dengan Indonesia. Sebagai orang yang pernah tinggal di Indonesia, Obama dinilai lebih paham tentang seluk beluk Indonesia. "Tentu saja, di mata Obama, Indonesia adalah negara yang sangat diperhitungkan," lanjutnya.

Ke depan, pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah ini, diharapkan kerjasama Indonesia-Amerika lebih fokus pada isu-isu kemanusiaan seperti pendidikan, lingkungan hidup, kesehatan, dan peningkatan kapasitas SDM. "Tentang urusan politik, masing-masing tidak selayaknya saling mencampuri," tandasnya.
(esn)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
53 menit yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
2 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
4 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
7 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
8 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved