Rangkaian masalah tak ganggu jalannya pemilu AS
Rabu, 07 November 2012 - 10:20 WIB
Rangkaian masalah tak ganggu jalannya pemilu AS
A
A
A
Sindonews.com – Tingginya animo warga Amerika Serikat (AS) untuk memberikan suara membuat antrian di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) tak terhindarkan. Warga yang tinggal di wilayah Timur Laut terlihat mengantri di TPS yang terbuat dari tenda.
Meskipun harus berdesak-desakan dan belum semua warga mendapat kembali pelayanan listrik, antusias mereka tetap besar. Sebagian warga memang masih mengalami pemadaman listrik akibat dampak badai Sandy yang melanda Pantai Timur As pekan lalu.
Layaknya hajatan besar yang melibatkan masyarakat dari seluruh negeri, meski sudah dilakukan persiapan jauh-jauh hari, namun sejumlah kendala masih tetap muncul. Pemadaman listrik, panjangnya antrian warga, dam adanya mesin pemilihan yang rusak, mewarnai pemilu AS kali ini.
"Terjadi antrian panjang, namun semuanya tetap tertib. Bagi kebanyakan orang, mengantri adalah sebuah pengalaman yang semestinya memang didapat dalam hari pemilihan," ungkap Michael McDonald, pengamat hukum pemilu dari Universitas George Mason, Virgnia, seperti diberitakan Usatoday, Rabu, (7/11/2012).
Meski berjam-jam berada dalam antrian, namun belum ada laporan soal keributan yang terjadi di tempat pemungutan suara. “ Tak ada teriakan, semuanya berlangsung laiknya pemilu. Semua orang dapat memberikan suara mereka dan itu terjadi," imbuh McDonald.
Meskipun harus berdesak-desakan dan belum semua warga mendapat kembali pelayanan listrik, antusias mereka tetap besar. Sebagian warga memang masih mengalami pemadaman listrik akibat dampak badai Sandy yang melanda Pantai Timur As pekan lalu.
Layaknya hajatan besar yang melibatkan masyarakat dari seluruh negeri, meski sudah dilakukan persiapan jauh-jauh hari, namun sejumlah kendala masih tetap muncul. Pemadaman listrik, panjangnya antrian warga, dam adanya mesin pemilihan yang rusak, mewarnai pemilu AS kali ini.
"Terjadi antrian panjang, namun semuanya tetap tertib. Bagi kebanyakan orang, mengantri adalah sebuah pengalaman yang semestinya memang didapat dalam hari pemilihan," ungkap Michael McDonald, pengamat hukum pemilu dari Universitas George Mason, Virgnia, seperti diberitakan Usatoday, Rabu, (7/11/2012).
Meski berjam-jam berada dalam antrian, namun belum ada laporan soal keributan yang terjadi di tempat pemungutan suara. “ Tak ada teriakan, semuanya berlangsung laiknya pemilu. Semua orang dapat memberikan suara mereka dan itu terjadi," imbuh McDonald.
(esn)