Gelombang pasang meningkat, Venesia kebanjiran
Kamis, 01 November 2012 - 20:03 WIB
Gelombang pasang meningkat, Venesia kebanjiran
A
A
A
Sindonews.com - Venesia, kota di Italia yang terkenal dengan sarana transportasi airnya, dilanda banjir karena gelombang pasang air laut yang meningkat.
"Semalam, permukaan air meningkat hingga ketinggian 140 cm. Diperkirakan, kondisi darurat akan terus terjadi selama 15 jam ke depan," ungkap pemerintah setempat, seperti diberitakan iol.co.za, Kamis (1/11/2012).
Awalnya, banjir hanya mencapai ketinggian 110 cm, namun terus meningkat menjadi 140 cm. Diperkirakan, 58 persen dari wilayah kota Venesia terendam banjir.
Ketinggia air diperkirakan akan kembali normal pada hari Jumat mendatang. Gelombang pasang kali ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2010 lalu.
Venesia, merupakan sebuah kota yang dibangun di atas ratusan pulau-pulau kecil. Saat musim gugur dan musim dingin tiba, ketinggian air di kota ini sering meningkat. Akibatnya, lorong-lorong sempit di kota dan alun-alun, termasuk tempat wisata St. Mark’s Basilica, acap kali menjadi langgganan banjir.
Guna mengatasi masalah ini, pihak berwenang Italia sedang membangun sebuah sistem bendungan rumit bernama " Mose". Bendungan ini dirancang untuk melindungi Venesia jika gelombang air pasang naik di atas 110cm.
Tapi, proyek pembangunan Mose terkendala biaya. Proyek ini pun terpaksa ditunda. Proyek ini juga mendapat tentangan dari kelompok lingkungan hidup. Proyek ini kabarnya menguras biaya hingga USD7,8 juta dolar dan baru bisa peroperasi normal pada 2016 mendatang.
"Semalam, permukaan air meningkat hingga ketinggian 140 cm. Diperkirakan, kondisi darurat akan terus terjadi selama 15 jam ke depan," ungkap pemerintah setempat, seperti diberitakan iol.co.za, Kamis (1/11/2012).
Awalnya, banjir hanya mencapai ketinggian 110 cm, namun terus meningkat menjadi 140 cm. Diperkirakan, 58 persen dari wilayah kota Venesia terendam banjir.
Ketinggia air diperkirakan akan kembali normal pada hari Jumat mendatang. Gelombang pasang kali ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2010 lalu.
Venesia, merupakan sebuah kota yang dibangun di atas ratusan pulau-pulau kecil. Saat musim gugur dan musim dingin tiba, ketinggian air di kota ini sering meningkat. Akibatnya, lorong-lorong sempit di kota dan alun-alun, termasuk tempat wisata St. Mark’s Basilica, acap kali menjadi langgganan banjir.
Guna mengatasi masalah ini, pihak berwenang Italia sedang membangun sebuah sistem bendungan rumit bernama " Mose". Bendungan ini dirancang untuk melindungi Venesia jika gelombang air pasang naik di atas 110cm.
Tapi, proyek pembangunan Mose terkendala biaya. Proyek ini pun terpaksa ditunda. Proyek ini juga mendapat tentangan dari kelompok lingkungan hidup. Proyek ini kabarnya menguras biaya hingga USD7,8 juta dolar dan baru bisa peroperasi normal pada 2016 mendatang.
(esn)